Ponorogo (beritajatim.com) – Vaksinasi dinilai ampuh untuk mengurangi resiko penularan dan kematian akibat virus Covid-19. Untuk itu, di Indonesia program vaksinasi terus digenjot. Supaya segera tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok dari virus corona tersebut.
Tidak hanya Pemerintah, TNI maupun Polri yang ingin berkontribusi untuk menciptakan kekebalan kelompok tersebut, partai politik pun juga ambil bagian. Seperti yang dilakukan Partai Nasdem di Kabupaten Ponorogo. Partai yang dipimpin Surya Paloh tersebut, juga melakukan kegiatan vaksinasi di desa-desa. Yakni program vaksinasi yang dilakukan hari Senin (25/10) di Desa Jurug Kecamatan Sooko dan Desa Tumpak Pelem di Kecamatan Sawoo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
“Dari dua desa yang menjadi titik vaksinasi ini, total Partai Nasdem menyediakan 500 dosis vaksin Sinovac,” kata Anggota DPR RI dari Partai Nasdem Sri Wahyuni, Senin (25/10/2021).
Dari Partai Nasdem, kata Yuni sapaan akrab Sri Wahyuni Dapil 7 Jawa Timur ada kuota 20.000 dosis vaksin. Namun, jumlah dosis itu dibagi-bagi untuk kabupaten lain yang masih dalam satu dapil. Sehingga 20.000 dosis vaksin itu, dibagi untuk Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Ngawi.
Dalam pantauannya di dua desa tersebut, Yuni nampak senang. Sebab antusiasme warga yang ingin vaksinasi sangat tinggi. Ini membuktikan warga aware dengan kondisi kesehatannya. Mereka tidak ingin terpapar oleh virus corona.
“Alhamdulillah, masyarakat mau sehat semua dengan antusias ingin vaksin. Berarti ikhtiar kita berhasil, semoga segera tercapai herd immunity dan masyarakat jadi sehat semua,” ungkapnya.
Kasus turunnya orang yang terpapar Covid-19 ini, menurut Yuni juga berkat masifnya vaksinasi yang dilakukan. Selain itu juga ketaatan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Dia menghimbau masyarakat jangan abai dengan kondisi ini. Meski sudah divaksin, namun harus tetap prokes yang ketat.
“Harus tetap prokes meski sudah divaksin. Virus kan bisa bermutasi, takutnya ada virus varian baru. Tetapi mudah-mudahan tidak ada, dan corona bisa cepat hilang,” pungkasnya. (end/kun)






