Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera menyebut timnya masih belum maksimal dan membutuhkan chemistry dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi Super League 2025-2026.
Hal tersebut disampaikan usai timnya gagal mengamankan poin akibat kekalahan 1-2 dari tim tamu Persis Solo, pada laga pekan pertama Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (9/8/2025) malam.
Sepasang gol tim tamu masing-masing dicetak duo legiun asing asal Jepang, yakni Sho Yamamoto pada menit 33′, serta gol Kodai Tanaka pada menit 53′. Sementara sebiji gol Laskar Sape Kerrab, dicetak Kerim Pelic pada menit 73′.
“Kami sudah berjuang maksimal, sekalipun hasil akhir masih belum sesuai harapan. Ini pertandingan pertama, mungkin belum maksimal sudah sudah persiapan matang,” kata Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera.
Terlebih pada laga tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, sempat memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol. Hanya saja peluang tersebut masih selalu gagal dikonversi menjadi gol.
“Secara teknis persiapan sudah sangat matang, tapi kita masih butuh chemistry untuk saling memahami antar pemain. Terlihat tadi juga beberapa kali ada kesempatan untuk mencetak gol, tapi masih selalu gagal,” ungkapnya.
Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap kegagalan tersebut dapat menjadi motivasi untuk laga berikutnya. “Nanti kita kembali evaluasi, terpenting kita sudah tahu titik lemah maupun kelebihan dari tim. Sehingga laga berikutnya kita dapat poin,” pungkasnya.
Selanjutnya, Lulinha dan kawan-kawan akan kembali menjalani laga lanjutan Super League menghadapi tuan rumah Persik Kediri, di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (16/8/2025) mendatang. [pin/but]






