Kediri (beritajatim.com) – Anggota DPRD Kota Kediri Andayani Nur Hidayati memantapkan langkahnya untuk maju kembali pada Pemilu legislatif 2024.
Bermodalkan dua periode duduk di kursi wakil rakyat, Ketua Fraksi Partai Golkar ini running melalui dapil yang sama yakni, dapil 3 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.
Bagi Andayani, keyakinan maju kembali saat ini selain karena makin besarnya dukungan masyarakat juga karena kepercayaan yang diberikan Partai Golkar, setelah melihat kinerjanya selama hampir 10 tahun terakhir.
Dibandingkan Pileg 2019, Andayani mengaku saat ini dirinya memiliki persiapan yang jauh lebih matang.
Namun demikian, Dapil 3 Kota Kediri kali ini diakui Andayani memiliki dinamika yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
Bagi dia, masyarakat Kediri adalah pemilih yang mampu mengakses informasi lebih baik, sehingga potret rekam jejak calon menjadi hal yang sangat penting untuk menjadi pertimbangan.
“Ini merupakan periode ketiga dan insya Allah konstituen kami sudah bisa merasakan kinerja kami selama dua periode,” kata Andayani usai menghadiri Musda VII AMPI Kota Kediri di Hotel Insumo Palace Kediri beberapa hari lalu.
Baca Juga : Pengendara Motor di Kediri Meninggal Tertimpa Pohon
Selain tawaran fokus perjuangan, tentunya perempuan yang aktif dalam dunia koperasi ini mengajak masyarakat untuk memilih berdasarkan rekam jejak calon.
Jadi, menurutnya, kompetisinya lebih pada titik tersebut yaitu, gagasan, fokus dan rekam jejak calon. Sehingga dirinya sangat siap dan sekaligus berharap masyarakat bisa mengetahui apa yang sudah dikerjakan selama hampir 10 tahun ke belakang.
Banyak yang sudah lakoni oleh Andayani, terutama dalam pemberdayaan ekonomi. Karena menurutnya, selain kesehatan, hal pokok yang harus diperhatikan oleh setiap pemimpin adalah ekonomi dan paling ekstremnya ‘urusan perut’.
“Kami melakukan sebuah karya dengan mengadakan sosialisasi program pemerintah pasca pandemi. Kebetulan kami membawa jargon pemberdayaan ekonomi,” jelas Andayani yang juga Ketua Koperasi Wanita (Kopwan) Puspa Kencana Bandar Lor itu.

Fokus Garap Perekonomian Kaum Milenial dan Perempuan
Ketika Indonesia dihantam pandemi covid-19, sangat berdampak luas terhadap kehidupan luas manusia terutama adalah perekonimian. Sektor inilah yang selama ini digarap oleh Andayani.
“Saya begroundnya di koperasi dan sekarang di Komisi B yang menangani keuangan,” ungkap politisi perempuan Partai Golkar itu. Meskipun anggota DPRD kawakan ini sebenarnya juga pernah duduk pada lintas komisi A, B dan juga C DPRD Kota Kediri.
Masyarakat, menurut Ketua Pusat Koperasi Wanita Kota Kediri tersebut, perlu didorong untuk memantau kinerja atau rekam jejak masing-masing calon termasuk memberi penilaian pada apa yang ditawarkan.
Baca Juga : Ribuan Warga Kediri Ikuti Jalan Sehat Partai Gerindra
Koperasi Wanita Kota Kediri membawahi 50 lembaga kopwan. Dan tugas utama Andayani adalah membuat sebuah gebrakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan anggotanya. Tentunya bukan hal mudah.
Selama berkiprah di koperasi wanita ini, Andayani pernah melakukan kegiatan sosialisasi tentang keuangan inklusi dengan mendatangkan Kementerian Koperasi dan beberapa stake holder terkait. Waktu itu acaranya di Kampus Universitas Kadiri.
Kini Andayani terus bergerak di dunia pemberdayaan ekonomi khususnya yang digeluti kaum perempuan dan milenial. Kini dirinya tengah mengatensi sejumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Jawa Timur.
“Kami mempunyai sebuah gerai di Mangga Dua Pasar Pagi Jakarta. Teman-teman produknya kita bawa kesana. yang sudah layak ekspor kita ekspor,” jelas Ketua Gerakan Perempuan Ormas MKGR Jawa Timur ini.
Tak hanya sebatas mengambil produk UKM, Andayani juga melakukan pendampingan tehradap mereka. Bahkan, dana hibahnya sebagai anggota DPRD Kota Kediri ia wujudkan untuk menggeliatkan para pelaku UMKM supaya bisa bangkit.
“Tidak hanya kita berikan hibah alat, tapi ada pelatihan dan kita atensi saat IKM dan UKM mengakses NIB (Nomor Induk Berusaha), pelatihan packaging (pengemasan) dan apa yang dibutuhkan mereka. Sehingga bisa menghasilkan produk agar bisa ekspor,” terang Andayani.

Pelaku UMKM yang selama ini didampingi Andayani merupakan binaan dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri. Mereka juga binaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.
Baca Juga : Pemuda Muhammadiyah Rekom Mas Ibad Maju Calon Ketua KNPI Kota Kediri
“Kalau jumlah yang kami dampingi saat ini kurang lebih 500 pelaku UMKM. Dari jumlah itu, sudah banyak yang melakukan ekspor ke luar negeri,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Produk UMKM yang sudah tembus pasar ekspor diantaranya, olahan keripik pare, keripik pisang, stik tahu hingga bumbu pecel. Adapun negara tujuan ekspor mereka mulai dari Singapura, Jepang, Malaysia dan kini akan merambah ke Arab Saudi.
Andayani tampaknya akan meneruskan program-program pemberdayaan ekonomi untuk kaum pemuda dan wanita tersebut dalam runing Pileg 2024 nanti. Dia mendorong agar pemuda dan pemudi di Kota Kediri bisa menjadi entrepreneur dan mandiri.
“Kebetulan beground konstituen kami ada ibu-ibu kelompok pengajian dan PKK. Maka, tidak hanya ekonomi saja, nantinya juga mengarah ke program lain. Karena persoalan ekonomi lebih ekstrem adalah urusan perut ini yang kita pikirkan. Supaya masyarakat bisa menghidupi secara mandiri,” pungkasnya. [nm/ted]






