Jember (beritajatim.com) – Mengandalkan 15 cabang olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember percaya diri bisa mempertahankan prestasi, minimal berada di peringkat 10 besar perolehan medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun ini.
Lima belas cabor itu adalah drum band, wushu, dance sport, kick boxing, kempo, tenis lapangan, pencak silat, atletik, bridge, panahan, tarung derajat, tenis meja, sepak bola, taekwondo, tinju. Total dari 41 cabor yang dipertandingkan, kontingen Jember mengirimkan atlet di 37 cabor.
Jumlah cabor yang dikirimkan ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. KONI Jember mengirimkan atlet 38 cabor saat menjadi tuan rumah dalam Porprov Jatim VII 2022. “Sebetulnya kami siap memberangkatkan 41 cabor, tapi ada beberapa cabor yang secara administrasi belum siap,” kata Ketua KONI Jember Sutikno, Senin (14/8/2023).
Menurut Sutikno, semua tahapan sudah terlewati sejak seleksi atlet. “Insyaallah semua cabang olahraga siap menghadapi Porprov 2023,” katanya. Saat ini semua atlet cabor yang akan bertanding tengah mempersiapkan diri dalam pemusatan latihan.
Soal target, Sutikno menegaskan komitmen semua pelaku olahraga di Jember untuk meraih prestasi minimal sama dengan Porprov Jatim 2022. Saat itu, kontingen Jember menduduki peringkat 9 dari 38 kabupaten dan kota yang menjadi peserta.
Target ini sudah dibahas dalam pertemuan antara KONI Jember, Dinas Pemuda dan Olahraga Jember, dan seluruh pengurus cabang olahraga. “Teman-teman juga sepakat untuk tetap bersemangat memberi yang terbaik. Semoga bisa lebih baik daripada yang kemarin, dan semua cabor sudah saling dukung,” kata Sutikno.
KONI Jember sudah menurunkan tim monitoring dan evaluasi (monev) untuk memantau terus perkembangan semua cabor jelang porprov. “Syukur alhamdulillah, semua berjalan lancar dan maksimal,” kata Sutikno.
KONI Jember mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember. “Dukungan pemerintah daerah luar biasa. Kita besok mengirimkan 400 orang atlet dan ofisial dengan dibiayai APBD Jember. Jumlah ini cukup besar dibandingkan sejumlah daerah lain di Jatim,” kata Sutikno.
Jumlah ini akan semakin besar, karena ada sejumlah cabor yang siap mengirimkan atlet dan ofisial secara mandiri. “KONI Jember menampung aspirasi teman-teman cabor yang ingin mengirimkan atlet dan ofisial secara mandiri. Kami setuju karena niatnya adalah mengharumkan nama Jember,” kara Sutikno.
“Namun tentu saja ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi cabor sebelum memberangkatkan atlet dan ofisial secara mandiri, untuk memastikan para atlet ini bisa bertanding dengan aman dan nyaman sehingga bisa berprestasi,” kata Sutikno.
Porprov Jatim tahun ini rencananya akan digelar di Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto pada 9 – 16 September 2023. Menurut Sutikno, semua tahapan sudah terlewati sejak seleksi atlet. “Insyaallah semua cabang olahraga siap menghadapi Porprov 2023,” katanya.
“Dukungan dari pemerintah daerah dan cabor luar biasa. Kami harapkan dukungan dari masyarakat untuk memunculkan energi positif yang busa membuat mukjizat untuk meraih prestasi Jember. Itu yang saya harapkan,” kata Sutikno.
Sutikno mengungkapkan peran besar Bupati Hendy Siswanto. “Selain mendukung pendanaan, beliau juga mendukung secara moral. Beliau ingin kami mempertahankan prestasi minimal sama dengan porprov kemarin. Syukur-syukur membuat kejutan luar biasa,” katanya.
“Tidak ada yang tidak mungkin. Kemarin kita terbang dari peringkat 24 (dalam Porprov VI 2019) ke peringkat 9 (dalam Porprov VII 2022). Semoga tahun ini kita bisa terbang lagi. Alhamdulillah dengan kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan cabor, harapan kami cuma satu: bisa memberi prestasi yang terbaik,” kata Sutikno. [wir]






