Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 45 anak yang menderita cerebral palsy di Magetan mendapatkan bantuan kursi roda. Penyerahan dilaksanakan di Pendapa Surya Graha, Selasa (8/8/2023).
Bantuan itu merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial Magetan dengan Special Family Community (SFC) Magetan bekerja sama dengan Wheelchair For Kids Australia dan Global Village Foundation (GVF) Bali.
Kepala Dinas Sosial Magetan Parminto Budi Utomo, dalam laporannya menerangkan jika bantuan kursi roda yang disalurkan oleh Global Village Foundation untuk Magetan berjumlah 45 kursi roda. “Dari total jumlah kursi roda yang disalurkan sejumlah 100 buah, Magetan mendapatkan alokasi 45 buah kursi roda. Dan hari ini diserahkan secara simbolis,” terangnya.
Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan oleh Bupati Magetan Suprawoto kepada, Pramudya Radika Widodo (8) warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, Safa Meta Eriansyah (3) warga Desa Tambakmas, Kecamatan Sukomoro, Dhika Alfatuz Romadhon (9) warga Desa Krajan, Kecamatan Parang, dan Inas Balqis Julia (10) Desa Geplak Kecamatan Karas.
Penyaluran dilaksanakan selama tiga hari dimulai pada 7 Agustus 2023 sampai 9 Agustus 2023 di berbagai daerah meliputi Blitar, Sragen, Tuban, Ngawi, Sidoarjo, Mojokerto, Kediri, Magetan, Kota Madiun, Ponorogo dan Wonogiri dengan total sejumlah 100 buah kursi roda.
GVF Bali Khomariah mengucapkan terima kasih atas peran support dari pemerintah Magetan dan keluarga serta para donatur yang telah membantu program. Yayasan ini berbasis sukrelana non laba yg berada di Autralia yang didanai dari seluruh karyawannya.
“Karyawan ini terdiri dari pensiunan sukarela yang berusia diatas 65 tahun dan tidak dibayar untuk pembuatan kursi roda ini. Saya berharap kami dapat membantu khususnya di Magetan untuk anak penyandang disabilitas.”
Bupati Magetan Suprawoto didampingi istri, Titik Sudarti, dalam sambutannya secara khusus berpesan kepada Dinsos untuk terus memfasilitasi dan memperhatikan anak-anak berkebutuhan khusus di Magetan. Sekaligus, membantu dan memfasilitasi anak-anak tersebut.
“Mari kita pikul bersama (segala kebutuhan anak cerebral palsy), mari saling menguatkan dan memberikan pengalaman supaya anak-anak kita ini mampu menjadi orang hebat kelak, sekali lagi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi saya ucapkan terima kasih,” tutupnya.
Cerebral palsy sendiri merupakan kondisi dimana terjadi gangguan perkembangan pada otak yang mempengaruhi kontrol otot, gerak dan postur tubuh manusia. [fiq/kun]
BACA JUGA: Unair Bakal Laksanakan PKM di Magetan, Aplikasikan GPR Tangkal Hoaks Politik






