Malang (beritajatim.com) – Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah lebih dari 65.000 kendaraan, tercatat melintasi gerbang Tol Singosari, Kabupaten Malang.
Dalam sehari, puncak libur lebaran tahun 2023 ini, intensitas kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Malang di Simpang 4 Karangloh, Singosari, mencapai 20.300 setiap harinya.
Kasatlantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung, Sabtu (29/4/2023) di Pos Pelayanan Karangloh menjelaskan, tercatat lebih dari 65 ribu kendaraan melintasi gerbang Tol Singosari selama masa libur lebaran 2023.
“Kami Satlantas Polres Malang sampai hari ini menyiagakan seluruh personel di simpul-simpul jalan setelah pintu keluar Tol Singosari, hal itu untuk membantu masyarakat sert mengatur arus lalu lintas,” ungkap Agnis Juwita.
Agnis menjelaskan, pihaknya memprediksi masih akan terjadi puncak arus balik dan mudik pada hari ini dan juga Minggu (30/4/2023) serta hari Senin (1/5/2023) lusa.
“Hari ini masuk longwekend. Sehingga puncak arus kepadatan bisa terjadi menuju Malang dan Kota wisata Batu,” tuturnya.
https://beritajatim.com/peristiwa/polisi-evakuasi-truk-mogok-di-arus-balik-singosari-malang/
Terpisah, Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik menerangkan, meskipun ada peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang, namun kondisi arus lalu lintas terpantau tetap bergerak dan tidak ada kendaraan yang terhenti dalam waktu yang cukup lama.
“Mengantisipasi libur lebaran, selain pengamanan objek wisata, kami menyiagakan personel untuk mengurai kepadatan arus di simpul-simpul jalan mulai wilayah Karanglo hingga Kecamatan Karangploso. Seperti di gang-gang perumahan, pasar, tempat makan, pusat oleh-oleh, maupun lokasi-lokasi yang berpotensi menghambat laju kendaraan,” ujarnya.
Taufik menambahkan, pengerahan personel kepolisian yang dilakukan dapat berjalan maksimal sehingga bisa memberikan kelancaran dan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan libur lebaran 2023 di wilayah Kabupaten Malang.
“Harapannya supaya pengamanan hari libur Lebaran Idul Fitri 1444 H bisa berjalan dengan semaksimal dan seoptimal mungkin, tanpa terjadinya kecelakaan maupaun pelanggaran akan keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (yog/ted)






