Surabaya (beritajatim.com) – Alie Sesay, pemain asing Persebaya sempat emosi ketika wasit melakukan tindakan yang dinilai merugikan bagi timnya. Peristiwa itu terjadi ketika Persebaya melawan Madura United.
Ia menilai Persebaya seharusnya mendapatkan tendangan penalti.
Alie mengakui ia sangat emosional. Pasalnya ia tahu pentingnya gol dalam pertandingan di pekan 28 ini. Gol ini adalah sebuah harapan karena bisa membawa Persebaya melenggang dan bertahan di lima besar klasemen. Bahkan menjaga peluang untuk menjadi juara.
“Saya pikir tim kami bermain bagus di pertandingan ini. Terutama di babak pertama,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Lebih lanjut dikatakan kapten tim Persebaya itu, wasit membuat dua kesalahan besar saat pertandingan. Pertama penalti yang tidak seharusnya diberikan dan kedua ketika Samsul Arif dijatuhkan di kotak penalti.
“Kami tidak beruntung karena wasit membuat dua kesalahan besar. Pertama, penalti yang dijatuhkan kepada kami. Kedua, insiden ketika Samsul Arif dijatuhkan di kotak penalti. Itu jelas penalti. Namun, kami terus berjuang hingga akhir. Alhamdulillah saya mencetak gol untuk tim. Sehingga Persebaya tetap di jalur juara,” tutup Sesai. [way/but]






