Magetan (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur, Ali Mufti, menyambangi Magetan pada Selasa (24/2/2026). Kedatangannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan untuk memastikan soliditas partai pasca pergantian kepemimpinan di tingkat kabupaten.
Ali Mufti tiba dengan membawa semangat Ramadan. Ia didampingi Didik dan Manto, serta jajaran DPD Partai Golkar Magetan untuk berbagi takjil kepada masyarakat.
“Ya, ikut senang aja dengan kehadiran Ramadan ini. Boleh kan ikut senang sehingga semangat bagi takjil dan semua,” ujar Ali Mufti di sela-sela kegiatan.
Di balik aksi berbagi takjil tersebut, politisi yang juga anggota DPR RI ini mengaku tengah mengamati atmosfer baru di internal partai. Ia menilai energi kepengurusan yang baru mulai terlihat positif.
“Saya lihat auranya sudah bagus. Dengan pimpinan baru, auranya sudah bagus. Tinggal manajemen kinerja,” ungkapnya.
Usai bagi-bagi takjil, rombongan dikabarkan akan menggelar rapat tertutup. Ali Mufti menyebutkan ada dua agenda utama yang ia bawa. Pertama, memastikan struktur organisasi yang telah ia bentuk sebelumnya berjalan lengkap dan tidak hanya diisi oleh segelintir orang.
“Ora cuma wong loro tok (tidak cuma orang dua saja). Satu memastikan,” tegasnya.
Kedua, ia akan menyamakan persepsi dengan pengurus kabupaten terkait strategi ke depan. Menurutnya, sinkronisasi program antara DPD Provinsi dan DPD Kabupaten sangat krusial untuk menjadikan Golkar sebagai partai yang dicintai warga Magetan.
“Kita akan menyamakan pikiran, menyamakan strategi, menyamakan program-program. Sehingga Golkar akan menjadi partai yang paling disenengi (disukai) warga Magetan,” harapnya.
Lebih jauh, Ali Mufti memberikan isyarat ambisi partainya untuk Pilkada mendatang. Ia menargetkan Magetan bisa melahirkan pemimpin dari kader Golkar. “Minimal nanti ada pimpinan, lah ya. Ya kan? Punya wakil bupati, ya kan?” tandasnya. [fiq/aje]






