Jakarta (beritajatim.com) – PSSI resmi menunjuk Satoru Mochizuki untuk menangani Timnas Sepakbola Putri Indonesia. Pria Jepang usia 59 tahun itu merupakan mantan penggawa Urawa Reds era 90an dan pernah memperkuat Timnas Jepang.
Selepas pensiun, ia pernah menukangi Vissel Kobe dan tim muda Urawa Red Diamonds. Kemudian, ia ditunjuk sebagai head coach Timnas Putri Jepang periode 2008-2012.
Berdasarkan pengalamannya itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir berharap Satoru Mochizuki memberikan dampak besar untuk kemajuan sepak bola putri di Indonesia. Khususnya Timnas Putri.
“Pelatih Satoru yang dipilih untuk tangani timnas putri ini, punya track record bagus dan mumpuni untuk memajukan sepak bola putri di Tanah Air,” ujar Erick dalam keterangan resminya, Selasa (20/2/2023).
“Saya pilih Jepang karena tradisi sepak bola putri Jepang sangat kuat. Juara dunia sekali, dan sembilan kali lolos terus ke putaran final Piala Dunia putri sejak 1991,” imbuh Menteri BUMN tersebut.
Selain itu pada saat ini terdapat sejumlah pemain putri Indonesia yang berkarier di luar negeri. Seperti Helsya Maeisyaroh, Sheva Imut, Shafira Ika yang memperkuat FC Ryukyu Ladies asal Jepong. Lalu Fani Supriyanto yang membela Al Hammahasal Arab Saudi. [faw/beq]






