Ponorogo (beritajatim.com) – Sedikitnya ada tiga sekolah dasar (SD) negeri di bumi reyog kembali ditutup. Seperti sebelumnya, penutupan sekolah oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo itu, karena alasan klasik. Yakni minimnya siswa yang belajar di sekolah bersangkutan. Tiga sekolah itu adalah SDN Wagir Lor, SDN Jonggol 1 dan SDN Ngasinan 2. Selain menutup, Dindik Ponorogo juga menggabungkan dua SD negeri di Kecamatan Kauman. Yakni menggabungkan SDN Sumoroto 2 dan SDN Sumoroto 3.
“Ketiga SD negeri itu ditutup pada awal ajaran baru 2021-2022 lalu. Dindik juga melakukan penggabungan SDN Sumoroto 2 dan SDN Sumoroto 3,” kata Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Imam Muslihin, Selasa (4/1/2022).
Jika dipertahankan, yang menjadi korba adalah para siswanya. Mereka nantinya akan kekurangan fasilitas. Sebab, pembiayaan operasional sekolah yang tidak akan mencukupi. Sehingga lebih baik ditutup. Sementara siswanya dipindah ke sekolah yang terdekat lainnya. “Siswanya ya mau tidak hanya harus dipindahbke sekolah yang terdekat,” ungkap Imam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ponorogo”]
Terkait para gurunya, Imam menyebut yang mengurus adalah Dindik Ponorogo. Mereka juga akan dipindahkan. Tentunya dipindahkan ke sekolah yang gurunya kurang. “Gurunya juga akan dipindah, Dindik nanti akan menempatkan mereka di sekolah-sekolah yang gurunya kurang,” katanya.
Untuk tahun 2022, Imam belum mau berspekulasi apakah ada lagi sekolah yang akan ditutup. Menurutnya pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap sekolah yang siswanya minim. Sebelum menutup, pihaknya juga akan melakukan pertimbangkan berbagai aspek. Mislanya terkait jarak sekolah dengan rumah siswa. Jika ada yang ditutup, dan siswa malah pindah ke sekolah yang jaraknya jauh dari rumahnya, malah akan menambah persoalan.
“Kalau yang seperti itu, kita dorong sekolahnya tetap eksis. Kalau ditutup, bisa-bisa siswanya juga tidak sekolah karena jaraknya yang jauh,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Dindik Ponorogo pada awal tahun lalu juga melakukan penutupan sekolah untuk jenjang sekolah dasar (SD). Tercatat ada 6 SD Negeri di 5 kecamatan di bumi reyog yang ditutup. Yakni SDN 1 Glinggang (Sampung), SDN 1 Poko (Jambon), SDN 2 Karanglo Lor (Sukorejo), SDN 2 Duri (Slahung), SDN Mangunsuman (Siman) dan SDN Patiha Kidul (Siman). “Penutupan 6 sekolah jenjang SD itu sudah di SK- kan oleh bupati tertanggal 22 Februari 2021 lalu,” kata Imam Muslihin.(end/kun)






