Surabaya (beritajatim.com) – Melahirkan bukan masalah kecil bagi seorang ibu. Apalagi jika harus menjalani persalinan di lokasi yang serba terbatas seperti dalam penerbangan.
Jenny Rose Josoy hamil 33 pekan saat dalam penerbangan Royal Brunei dari Dubai ke Bandar Seri Begawan. Tiba-tiba, dia merasakan kontraksi.
Dikutip dari World of Buzz, saat itu kru mengira Jenny sakit perut biasa. Tetapi ketika dia menunjukkan kepada mereka sertifikat kesehatan yang menyatakan dia sedang, mereka menyadari wanita itu segera melahirkan.
Seorang dokter di penerbangan yang sama, Dr Mulfi Ibrahim Alkhinjar, secara sukarela membantu melahirkan bayi itu bersama dengan Petugas Layanan Kabin Romzi bin Haji Mohamad Yusof dan awak kabin Siti Nurhafizzah Metassan.
Dokter relawan tersebut mengatakan Romzi sangat membantu karena ia sudah terlatih. Sementara Siti Nurhafizzah membantu menghibur sang ibu.
Dengan kerja sama tim dokter relawan dan staf, mereka melahirkan bayi dengan selamat. Dokter mengatakan:
“Hanya setelah semuanya selesai, saya menyadari bahwa saya baru saja membantu melahirkan bayi di langit. Saya merasa terhormat.”
Jika Anda pernah bertanya-tanya apa kewarganegaraan bayi jika mereka lahir di pesawat internasional, kami punya jawabannya untuk Anda.
Banyak negara, seperti Amerika Serikat, memberikan kewarganegaraan kepada siapa pun yang lahir di wilayah udara atau perairan teritorial mereka, sebuah konsep hukum yang dikenal sebagai “jus soli,” atau “hak atas tanah.”
Negara lain mengandalkan “jus sanguinis,” atau “hak darah”, yang berarti bahwa kewarganegaraan bayi yang baru lahir ditentukan oleh kewarganegaraan orang tuanya. Aman untuk mengasumsikan bayi itu adalah orang Brunei.
Maskapai juga mengumumkan di halaman Instagram mereka bahwa ibu dan bayinya selamat, dan laman resmi maskapai Royale Brunei dipenuhi warganet dengan satu pertanyaan yang sama: “Apakah bayi akan mendapatkan perjalanan gratis selama sisa hidupnya?” Pihak maskapai belum menanggapi permintaan tersebut.
Namun demikian, ini jelas sesuatu yang tidak Anda lihat setiap hari! Para kru layak mendapat pujian karena membantu melahirkan bayi yang sehat. (adg/beq)






