Surabaya (beritajatim.com) – Putra Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, memberikan kejutan kepada ratusan siswa-siswi Surabaya yang mengikuti Try Out UTBK Generasi Pemenang di Ballroom Golden City Mall.
Alam datang secara tiba-tiba dan menyapa para peserta setelah mereka menyelesaikan try out.
Acara Try Out UTBK Talk Show Kiat Sukses Taklukkan Perguruan Tinggi Idaman ini merupakan program Deputi Kinetik Teritorial TPN Ganjar-Mahfud, Luki Hermawan, bekerja sama dengan relawan GP Link dan tim kampanye muda Ganjar-Mahfud.
Kedatangan Alam yang sering trending di media sosial disambut antusias oleh para siswa. Mereka berebut untuk berfoto dan meneriakkan namanya. Rasa kagum mereka terlihat jelas dengan kedatangan Alam yang mendadak dan menjadi kejutan.
Motivasi Pendidikan dan Program Alternatif
Dalam wawancaranya, Alam mengungkapkan kebahagiaannya bisa hadir di tengah-tengah anak muda Surabaya, khususnya dalam acara yang berkaitan dengan pendidikan. Ia memahami bahwa meskipun di kota besar, masih banyak kendala yang dihadapi siswa-siswi dalam menentukan masa depan pendidikan mereka, seperti jurusan dan masalah finansial.
“Banyak dari mereka bingung memilih jurusan. Ada juga yang bingung mau kuliah atau enggak karena masalah finansial, ada yang kerja ada yang fifty-fifty karena kendala biaya,” kata Alam.
Meskipun demikian, Alam mendorong para calon mahasiswa untuk tetap memiliki hasrat melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Apalagi saat ini banyak program beasiswa yang disediakan pemerintah, seperti Bidikmisi bagi yang kurang mampu.
Namun, beasiswa pemerintah memiliki keterbatasan kuota. Oleh karena itu, Ganjar Pranowo menawarkan program alternatif untuk pendidikan, yaitu “Satu Keluarga Satu Sarjana”.
“Banyak sekali teman-teman yang mendorong untuk adanya program afirmatif dan alternatif yang bisa mendorong yang memerlukan untuk bisa sarjana. Jadi program itu satu keluarga satu Sarjana itu salah satu alternatif dan afirmatif program yang sangat baik untuk bisa mewujudkan akses pendidikan untuk seluruh masyarakat,” katanya.
Kesadaran Pentingnya Pendidikan dan Dukungan Generasi Muda
Alam menekankan pentingnya pendidikan bagi masyarakat Indonesia. Ia mengajak para calon mahasiswa di Surabaya untuk terus menyalakan mimpi sekolah setinggi-tingginya.
“Kita ingin meningkatkan kesadaran kalau pendidikan itu sangat penting kepada teman-teman. Karena ada beberapa yang memutuskan untuk kerja itu menganggap pendidikan tinggi itu tidak seberapa penting daripada masuk kerja. Sedangkan itu peningkatan level kualitas juga. Oleh karena itu perlu lah kita bersama-sama membuka akses ke mereka.”kata Alam.
Terkait dengan suara Ganjar-Mahfud di kalangan milenial dan Gen Z, Alam yakin bahwa anak muda Indonesia saat ini sudah pintar.
Mereka memilih pasangan calon secara rasional berdasarkan fakta dan data, bukan hanya perasaan atau senang-senang semata. Ia yakin, anak muda Indonesia akan datang berbondong-bondong ke TPS pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Yang saya yakini mereka sudah pintar, mereka rasional dan menggunakan fakta dan data sebagai basis mereka memilih. Jadi harapannya, ayo teman2 spirit ini kita perjuangkan bersama dan ayo tgl 14 kita ramai-ramai ke TPS coblos pilihan teman-teman semua, atas dasar rasionalitas background dan kesesuaian dengan visi misi teman-teman,” katanya. (ted)






