Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) mengadakan jalan sehat yang diikuti sekitar 6000an peserta dari civitas akademika dan masyarakat umum, pada Minggu (13/8/2023). Start dan finish jalan sehat berada di halaman depan kampus Unisma.
Wakil Rektor I, Prof. Drs. H. Junaidi Mistar, M.Pd. Ph.D., menyampaikan bahwa jalan sehat ini, dalam sebagai penutupan dari rangkaian kegiatan peringatan dies natalis ke 42 sekaligus. Kegiatan ini juga untuk memperingati kemerdekaan Indonesia karena berdekatan dengan hari kemerdekaan Indonesia ke-78.
“Jalan sehat ini mengikuti rangkaian dies natalis Unisma ke-42. Dimeriahkan dengan bazar yang diselenggarakan oleh komponen Unisma dan masyarakat. Semua unsur ikut memeriahkan mulai dari pembina, pengurus, pengawas, rektorat, biro di pusat, fakultas, pascasarjana, mahasiswa semua fakultas, dan masyarakat umum,” ujar pria yang juga ketua panitia dies natalis Unisma ke-42.
Baca Juga: Sediakan Makan Minum Gratis, SYD Mojokerto Buka Warung Berkah Sejak 2022
Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., menuturkan bahwa jalan sehat ini menyediakan sebanyak 600 hadiah. Hadiah utama berupa satu motor honda beat dari sponsor PT Turen Indah Property.
“600 hadiah bisa kita berikan kepada peserta dengan pengundian, hadiah tersebut berasal dari Mitra Unisma dan internal Unisma. Kami sampaikan terimakasih , bank BRI , bank Mega Syariah, dan PT Turen Indah Property yang memberikan 1 unit sepeda motor,” kata Prof Maskuri.
Prof Maskuri melanjutkan, jalan sehat ini sekaligus untuk penutupan dies natalis ke-42 yang telah menjadi agenda tahunan Unisma. Pihaknya bersama masyarakat Malang Raya terus mempererat tali persaudaraan.
Baca Juga: Sinarmas Financial Services Apresiasi Ratusan Investor di Jatim
“Keramaian ini menjadi bukti bahwa Unisma ada di hati masyarakat Malang Raya. Bahkan Unisma juga ada hati masyarakat Indonesia dan dunia. Dari waktu ke waktu tamu kita dari luar negeri dan pusat semakin banyak itu berarti Unisma menjadi magnet bagi masyarakat luas,” ujar Prof Maskuri.
Rangkaian kegiatan dies natalis ke-42 berlangsung dalam jangka waktu cukup panjang. Hal itu untuk menunjukkan berbagai atmosfer, mulia dari olahraga, sosial, spiritual bahkan total ada hampir 90 kegiatan.
Keramaian jalan sehat di Unisma (Foto: Dani Alifian/beritajatim.com)
“Kami berharap dapat meningkatkan dan menggali jiwa leadership dengan berbagai macam event bertaraf regional, nasional, dan internasional. Civitas akademika Unisma bertekad membawa kampus sebagai world class university,” lanjut Rektor Unisma.
Unisma saat ini tengah mengimplementasikan entrepreneur university. Hal itu berkaitan dengan lulusan yang mampu mendrive lingkungan dan masyarakat. Lulusan diharapkan mampu menghasilkan lapangan pekerjaan yang dapat menyedot tenaga baru dan mampu menjadi leader di tengah kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Bring Me The Horizon Resmi ke Indonesia Bulan November 2023, Ini Harga Tiketnya
Menurut Prof Maskuri, Unisma saat ini ingin menunjukkan sebagai kampus yang berkelas secara kualitas bukan kuantitas. “Saya melihat bahwa kita banyak diminati oleh masyarakat apabila kualitasnya bagus bukan sekedar kuantitas yang dikejar. Jadi kita ini sudah merambah Internasional, quality assurance sudah dilakukan oleh negara asing,” lanjutnya.
Terbaru ada 7 program studi yang sudah terakreditasi Internasional 3 diantaranya akan segera keluar pengumumannya. Pada tahun 2025-2026, Unisma akan mendorong agar 25 prodi bisa terakreditasi internasional untuk menuju World Class University. (dan/ian)






