Lamongan (beritajatim.com) – Masa jabatan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, resmi berakhir pada awal September 2025.
Selama kurang lebih dua tahun memimpin, Ketut Wira meninggalkan jejak prestasi yang diakui berkontribusi besar bagi daerah, khususnya dalam ketahanan pangan.
Salah satu warisan program unggulannya adalah Kampung Pandu, sebuah model ketahanan pangan terpadu yang diresmikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Program yang diresmikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ini, mengusung konsep integrated farming dan zero waste, dengan menggabungkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Limbah dari setiap sektor dimanfaatkan secara maksimal, sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanpa menyisakan residu.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengapresiasi kontribusi Ketut Wira, yang dinilai konsisten bersinergi dengan Pemkab. Menurutnya, kolaborasi Pemkab dan Kodim menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Terimakasih kepada Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, yang sudah berkontribusi dan berkolaborasi bersama Pemkab Lamongan dalam menjalankan seluruh program. Salah satunya aktif mendukung ketahanan pangan, yangmana menjadi tugas utama yang harus dicapai,” kata Yuhronur, saat menghadiri pisah kenal momen Dandim Lamongan, di Makodim 0812, Selasa (2/9/2025).
Kini, tongkat estafet kepemimpinan Kodim 0812/Lamongan beralih kepada Letkol Inf Deni Suryo. Dengan pengalaman sebelumnya bertugas di Surabaya, Deni diharapkan dapat melanjutkan sinergi dengan Forkopimda Lamongan serta menjaga kondusivitas wilayah.
“Mari bersinergi bersama jajaran Forkopimda Lamongan, dalam menciptakan kondusifitas di Lamongan,” ucap Pak Yes, sapaan akrab Yuhronur. (fak/ted)






