Surabaya (beritajatim.com) – Aji Santoso, pelatih persebayamenyesalkan tim asuhannya tak mampu menundukkan perlawanan Bhayangkara FC pada pertandingan pekan III Liga 1, Minggu malam (7/8/2022). Persebaya kalah akibat satu gol sundulan gelandang pemain Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto.
Aji Santoso menyesalkan timnya harus kecolongan gol melalui skema tendangan bebas. Umpan lambung yang dikirim sayap Bhayangkara, Andik Vermansyah langsung ditanduk oleh Subo Seto hinga menjebol gawang yang dijaga Satria Tama pada menit ke-59.
“Sepanjang 90 menit kami (Persebaya) bermain bagus, tetapi bermain bagus itu jadi sia-sia kalau hanya kami kebobolan dengan bola mati,” sesalnya.
Aji pun mengaku sudah berpesan kepada para penggawa Persebaya untuk tidak membuat pelanggaran di sekitar garis pertahanan. Mengingat para pemain Bhayangkara FC punya kemampuan untuk mengeksekusi tendangan bebas, baik itu secara langsung atau diumpan ke rekannya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”liga-1″]
“Dari awal saya sudah pesan ke pemain agar tidak melakukan pelanggaran di sepertiga pertahanan, di babak pertama cukup bagus tetapi di babak kedua lupa lagi dan terjadi kesalahan yang tidak perlu, akhirnya gol,” kata Aji.
Sebenarnya, menurut pelatih asal Malang ini, Persebaya menguasai jalannya pertandingan. Apabila melihat statistik, penguasaan bola Persebaya mencapai 62 persen, sedangkan Bhayangkara hanya 38 persen. Akurasi umpan pun 81 persen berbanding 76 persen.
“Sebenanrnya kalau secara keseluruhan tidak ada masalah, kami jauh lebih bagus Bhayangkara,” tegas Aji. [way/beq]






