Surabaya (beritajatim.com) – Menurunkan skuad berusia muda menjadi tantangan terbesar bagi Aji Santoso di musim 2022/2023. Hal ini terbukti di pertandingan pertamanya di BRI Liga 1 melawan Persikabo di minggu pertama.
Persebaya harus menerima kekalahan 1-0 atas tim besutan Djajang Nurjaman, Aji Santoso mengakui jika di pertandingan pertama awal babak para pemain memang sedikit sulit, bahkan para pemainya diawal belum menentukan setuhan bola seperti apa.
Namun dibabak kedua mereka sudah mulai mengerti yang artinya memang ada beberapa pemain yang harus beradaptasi dengan kompetisi dan beberapa pemain yang belum pernah merasakan liga 1.
“Memang para pemain masih sulit diawal maklum saja memang ada beberapa pemain yang harus beradaptasi dengan kompetisi dan beberapa pemain yang belum pernah merasakan liga 1. Menurut saya ini normal, masih ada pertandingan lagi nanti kami jadikan ini sebagai evaluasi kedepannya,”ungkap Aji, Selasa (26/7/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya-surabaya”]
Bahkan menurut pelatih asal Malang ini, para begitu antusiasnya di pertandingan perdananya ini mereka mungkin lupa atau seperti apa berhadapan dengan para pemain senior. Hal yang seharusnya tidak dilakukan malah terjadi akhirnya pelanggaran.
“Ini pelajaran untuk pemain-pemain saya agar bermain lebih tenang tidak menghadapi satu lawan satu. Sebenarnya tadi bola tidak berbahaya namun pemain kami salah mengambil keputusan. Dengan kekalahan ini akan saya jadi evaluasi untuk kedepannya,”tutupnya. (way/ted)






