Surabaya (beritajatim.com) – Rangkaian kegiatan Airlangga Politics 9.0 (Airpol 9.0) yang berlangsung pada 22-23 Februari 2025, sukses ditutup dengan gala dinner yang digelar di Graha Sawunggaling, Gedung Pemkot Surabaya.
Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) tahun ini, berfokus pada lomba debat yang diikuti 16 tim dari 9 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Dalam lomba debat tersebut, tim mahasiswa perwakilan dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, berhasil keluar sebagai juara dengan memborong tiga posisi pemenang sekaligus, yaitu Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.
Prestasi gemilang ini menegaskan kualitas debat yang dihadirkan pada Airpol 9.0. Tak hanya sebagai perlombaan, lomba ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pandangan terkait fenomena yang berkembang di Indonesia.
Ketua Pelaksana Airlangga Politics 9.0, Fidelia Fortunaya, menyampaikan bahwa acara ini merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk memberikan wadah saling bertukar pengetahuan dan pandangan.
“Debat ini selain sebagai perlombaan juga sebagai wadah untuk saling bertukar pengetahuan atau pandangan terkait masalah-masalah dan fenomena yang ada di Indonesia saat ini,” ujar Fidelia, Minggu (23/2/2025) malam.
Ia juga menambahkan bahwa tahun ini, Airpol hanya menggelar lomba debat selama dua hari dan ditutup dengan gala dinner yang diharapkan bisa mempererat hubungan antar peserta. “Gala dinner ini untuk memberikan kesan baik bagi para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Kahima Ilpol) FISIP Unair, Melvin Hermawan, mengungkapkan bahwa Airpol sudah menjadi program rutin Himapol yang digelar sejak tahun 2016. “Tahun ini sudah masuk ke tahun ke-9,” kata Melvin.
Ia juga menjelaskan bahwa lomba debat merupakan bagian yang tidak pernah absen dalam Airpol karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengemukakan mosi dan argumen terkait isu-isu penting yang sedang hangat diperbincangkan di masyarakat.
“Debat ini diikuti oleh peserta dari berbagai jurusan, tidak hanya politik, tetapi juga hukum, vokasi, hubungan internasional, dan lainnya,” tambahnya.
Melvin juga menyinggung bahwa mosi-mosi debat tahun ini mengangkat isu-isu yang relevan, seperti fenomena #KaburAjaDulu yang memunculkan berbagai perspektif dari peserta. “Debat ini memberikan banyak insight baru yang bisa dijadikan refleksi, terutama terkait dengan keadaan saat ini,” ujarnya.
Acara Airpol 9.0 semakin memperkuat posisi Airlangga Politics sebagai salah satu ajang prestisius dalam dunia debat antar kampus di Indonesia. Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, diharapkan Airpol akan terus menjadi platform bagi para mahasiswa untuk mengasah kemampuan berbicara dan berdebat secara kritis dan konstruktif. [ipl/ted]







1 Komentar
Kerennnn