Jakarta (beritajatim.com) – Air minum berkualitas menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan kesehatan terutama organ penyakit dalam. Demikian diungkapkan Dokter Penyakit Dalam dari RS Pondok Indah dr. Ni Made Hustrini.
“Air juga membantu kerja pembuluh darah sehingga darah bisa dialirkan dengan baik ke ginjal. Saat mengalami dehidrasi, bisa terjadi gangguan dari tingkat sel hingga ke organ. Dehidrasi ringan dapat membuat seseorang merasa lelah dan sulit berkonsentrasi,” ujar dr Ni Made Hustrini di laman RS Pondok Indah yang dikutip hari ini.
Ni Made Hustrini menambahkan, air membantu melarutkan antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih, sehingga efektivitasnya meningkat. Dia juga mengingatkan tentang pentingnya kondisi tubuh untuk tetap terhidrasi.
“Sementara, dehidrasi berat dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Karenanya, penting untuk cukup minum saat bekerja atau berolahraga berat terutama saat cuaca panas dan lembap,” imbuhnya.
Minum air secukupnya juga membantu menghasilkan lebih banyak urin, yang membantu membersihkan bakteri penyebab infeksi. “Batu ginjal tidak terbentuk dengan mudah bila tersedia cukup air yang mencegah kristal pembentuk batu untuk tidak saling menempel,” katanya.
Sementata itu, hasil Kajian dari Ir. Adi Permadi, M.T, M.Farm, Ph.D, Dosen di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta menyebut, proses distilasi sangat baik untuk mendapatkan air murni dari berbagai sumber sebelum dikonsumsi. Hasil kajian Doktor lulusan National Taiwan University of Science and Technology-Chemical Engineering tersebut menunjukkan pemanfaatan teknologi distilasi berdasarkan tes organoleptik mampu menghasilkan air tanpa bau dan tanpa rasa. Proses distilasi mampu untuk menghilangkan kontaminan dan dapat digunakan sebagai air minum.
“Proses distilasi dapat menghasilkan air yang sesuai dengan kriteria produksi air bersih dan air minum sesuai dengan PERMENKES RI No. 32 Tahun 2017,” tulis Adi dalam artikel jurnalnya berjudul The Effect of Distillation on Several Types of River Water on Clean Water and Drinking Water Quality Standards. “
Menjawab kebutuhan tersebut, Amidis hadir sebagai solusi air minum yang sudah dimasak bagi keluarga modern yang peduli akan kesehatan dan kepraktisan.
“Pilih air minum yang sudah dimasak di atas suhu 110 derajat celcius. Sehingga uap air yang dihasilkan benar-benar murni dan aman untuk dikonsumsi karena tidak ada kontaminan apapun,” Ujar Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis. “Jangan telan mentah-mentah, pikir lagi masak-masak dalam memilih air minum. Jadi tak perlu khawatir lagi air yang masuk dalam tubuh berasal darimana, karena Amidis air minum yang sudah diproduksi dengan proses distilasi (dimasak) untuk memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh,” katanya. (hen/but)






