Lamongan (beritajatim.com) – Kanitbinpolmas Polres Lamongan Aipda Purnomo bakal menerima Anugerah Penghargaan Nomor 1 Tingkat Nasional untuk Perawatan ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa). Penyerahan penghargaan itu nantinya disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Listyo Sigit Purnomo.
Hal itu disampaikan Aipda Purnomo saat Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berkunjung ke Yayasan Berkah Bersinar Abadi yang diasuhnya, Kamis (22/6/2023) kemarin.
Aipda Purnomo yang memperoleh ijin dari tugas pendidikan yang ditempuhnya itu mengaku bahwa saat ini ada 137 ODGJ yang dirawat di Yayasannya tersebut. Sebagian dari ODGJ itu, 79 orang di antaranya tidak dipungut biaya perawatan sama sekali alias gratis.
Aipda Purnomo juga menceritakan bahwa selain dari donasi yang diberikan oleh beberapa pihak, pembiayaan perawatan ODGJ di Yayasan Berkah Bersinar Abadi ini juga diambilkan dari pendapatan Youtube yang dikelolanya, yakni Purnomo Belajar Baik.
Baca Juga: FEB Unisma Canangkan Literasi Keuangan dan Inklusi Pasar Modal
“Alhamdulillah, satu bulan terakhir ini kami sudah merawat dan memulangkan 24 warga Lamongan. Pada saat menempuh pendidikan, pendapatan Youtube turun, jujur kami sampaikan bahwasanya 137 itu yang kemarin saat saya berangkat pendidikan 79 kami gratiskan, karena kami tidak mampu kalau semuanya gratis, jadi memang ada yang berbayar dan gratis, namun yang berbayar tidak semua kami terima,” ungkap Purnomo.
Ditambahkan Purnomo, dirinya sangat mengapresiasi sekaligus bangga atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan terhadap apa yang dijalaninya. Dia juga berharap, penghargaan nasional dalam perawatan ODGJ yang bakal diperolehnya itu bisa menginspirasi semua kalangan.
“Dukungan Pemkab Lamongan sangat luar biasa. Saya sangat bangga karena saya membawa kota Lamongan Pak. Mudah-mudahan (penghargaan) ini bisa menjadi inspirasi kita semuanya,” tandasnya.
Dalam kesempatan sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang mendengar kisah inspiratif dari Aipda Purnomo ini pun sangat bangga. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Aipda Purnomo adalah sesuatu yang luar biasa dan memang layak memperoleh penghargaan.
Baca Juga: Perkuat Pertumbuhan Bisnis, Elnusa Gelar Vendor Annual Meeting 2023
“Tidak salah. Tepat kalau nanti Mas Pur mendapat penghargaan, kalau dari kami tentunya ini hanya sebagian kecil, tentu sudah sepantas dan selayaknya kalau Mas Pur ini mendapat penghargaan dari Presiden Republik Indonesia,” ungkap Yuhronur.
Tak hanya itu, Bupati Yuhronur juga memuji Aipda Purnomo yang telah melaksanakan binaan secara mandiri pada 137 ODGJ, di mana hampir sebagian besar ODGJ ini tidak berbayar atau digratiskan.
Ditegaskan Yuhronur, inisiatif Aipda Purnomo yang merawat banyak ODGJ ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengatasi permasalahan kesehatan jiwa di daerahnya.
“Kita bisa menyaksikan 137 orang yang ada di tempat ini. Tentu hal ini menjadi binaan keseharian oleh Mas Pur dan seluruh pengurus Yayasan Berkas Bersinar Abadi. Luar biasa ada 79 yang tidak berbayar, ini sesuatu banget,” bebernya.
Lebih lanjut, Bupati Yuhronur menuturkan, apa yang telah dilakukan Aipda Purnomo sangat sejalan dengan program yang dilakukan Pemkab Lamongan, yakni ‘Lesung Sipanji’ (Lenyapkan Pasung dan Memanusiakan Pasien Jiwa).
Orang nomor satu di Lamongan ini bersyukur, puluhan ODGJ Lamongan yang awalnya terpasung, akhirnya kini dapat terbebas dari pasung.
Baca Juga: Akan Ada Tank Tempur dan Meriam Baru di Museum PETA Blitar
“Pemerintah juga terus melaksanakan program kesehatan jiwa, kita juga punya program Lesung Sipanji dan sudah berpuluh-puluh ODGJ yang kita bebaskan. Tentu pemerintah tidak dapat sendirian,” papar Yuhronur.
“Atas inisiatif dalam tanda kutip keikhlasan Mas Pur yang terus melakukan kegiatan ini, kita bersama-sama bermitra dan Alhamdulillah tantangan kita untuk kesehatan jiwa di Kabupaten Lamongan bisa teratasi dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya usai secara simbolis memberikan bantuan 15 sak (125 kilo) beras dan 30 kilo telur di Yayasan Berkas Bersinar Abadi. [riq/ian]






