Jember (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyebut Pasar Santri Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, di alun-alun adalah sebuah terobosan strategis untuk kembali menghidupkan perekonomian masyarakat.
“Kita saksikan bersama sudah semakin hidup dan menggeliat. Mudah-mudahan ini menjadi awal kebangkitan ekonomi rakyat, ekonomi santri, karena kita tahu Jember pusat pondok-pondok pesantren. Ada 600 lebih pondok pesantren yang santri dan santriwatinya paling tidak berjumlah 500 orang,” kara AHY kepada wartawan, usai menghadiri Pasar Santri di alun-alun Kabupaten Jember, Sabtu (23/4/2022) malam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”AHY”]
AHY berharap ekonomi tumbuh di Kabupaten Jember dan Jember menjadi salah satu mesin pertumbuhan di Jawa Timur. “Selama dua tahun terakhir ini ekonomi memang sangat terdampak, akibat berbagai kebijakan yang mengharuskan kita membatasi kegiatan dan mobilitas, yang sangat dimengerti karena tujuannya mencegah pandemi Covid-19. Tentunya dengan semakin bisa dicegah, bisa dipulihkan pula ekonominya,” katanya saat memberikan sambutan di atas panggung Pasar Santri.
AHY berharap Pasar Santri jadi wahana yang baik bagi ratusan pondok pesantren di Jember. “Ini tentunya jadi peluang bagi masyarakat, agar ekonomi bisa bergerak kembali, tentunya dengan produk-produk UMKM yang khas dan sesuai dengan karakter pondok-pondok pesantren di Jember,” katanya.

Kegiatan Pasar Santri akan membuat masyarakat mengenal Jember. “Bukan hanya produk-produk unggulannya, tapi juga pada akhirnya menjadikan Jember kembali menjadi destinasi pariwisata dan destinasi berbisnis, berusaha. Sesuai dengan semangat Pak Bupati mengubah wajah Jember yang sejak awal masa kampanye (pemilihan kepala daerah) digelorakan, mudah-mudahan bisa diwujudkan dengan baik,” kata AHY.
AHY mengatakan situasi tidak selalu mudah dengan peningkatan harga-harga barang kebutuhan pokok. Oleh sebab itu, Partai Demokrat mendukung program-program pro kerakyatan di Jember dan Jawa Timur. “Semoga pembangunan berjalan paralel dengan baik. Pembangunan manusianya, terutama meningkatkan kesehatan, pendidikan bukan hanya pendidikan formal, bukan hanya pendidikan nasional, tapi juga pendidikan pondok-pondok pesantren dan kesejahteraan rakyat kita, di samping pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat Jember,” jelasnya.
“Kalau ini dijalankan dengan baik dan seimbang, seiring sejalan, insya Allah wajah Jember semakin baik dan memiliki masa depan yang baik pula,” kata AHY. [wir/suf]






