Ringkasan Berita
- Kepulangan Dendy Sulistyawan ke Persela Lamongan menjadi motivasi besar bagi pemain muda Affani Ubaidillah.
- Affani mengaku bersyukur bisa satu tim dengan sosok yang selama ini menjadi idolanya.
- Pemain asal Babat, Lamongan, itu berharap dapat mengikuti jejak Dendy hingga memperkuat Timnas Indonesia.
- Pada musim debutnya bersama Persela, Affani mencatatkan penampilan yang menjanjikan dengan dua gol dan satu assist.
Lamongan (beritajatim.com) – Kepulangan Dendy Sulistyawan ke Persela Lamongan membawa semangat baru bagi skuad Laskar Joko Tingkir. Tak hanya disambut antusias para suporter, kehadiran pemain berpengalaman tersebut juga menjadi motivasi bagi para pemain muda Persela, termasuk Muhammad Affani Ubaidillah.
Pemain muda asli Lamongan itu mengaku bersyukur bisa berada dalam satu tim bersama sosok yang selama ini menjadi idolanya. Bagi Affani, Dendy merupakan inspirasi nyata bagi pemain lokal yang mampu menembus level tertinggi sepak bola Indonesia.
“Alhamdulillah bisa satu lapangan sama idola,” kata Affani, Kamis (18/6/2026).
Sebagai sesama putra daerah yang dibesarkan Persela, Affani melihat perjalanan karier Dendy sebagai contoh bahwa pemain asal Lamongan memiliki peluang besar untuk berkembang hingga level nasional apabila terus bekerja keras.
Pemain kelahiran Kecamatan Babat itu pun menyimpan impian besar untuk mengikuti jejak Dendy Sulistyawan, termasuk mengenakan seragam Tim Nasional Indonesia.
“Semoga bisa seperti mas Dendy sampai ke timnas,” ucapnya.
Affani menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki Persela Lamongan saat ini. Pada musim perdananya bersama tim senior Laskar Joko Tingkir, pemain kelahiran 2007 tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.
Sepanjang musim debutnya, Affani tampil dalam 11 pertandingan dengan kontribusi dua gol dan satu assist bagi Persela.
Tidak hanya produktif dalam membantu serangan, statistik permainan Affani juga menunjukkan performa yang konsisten. Ia mencatatkan 150 umpan sukses dari total 178 umpan yang dilepaskan selama musim berlangsung.
Kontribusinya juga terlihat saat membantu tim bertahan. Affani membukukan delapan tekel sukses serta 10 intersep yang menunjukkan perannya dalam transisi dari menyerang ke bertahan.
Bekal performa positif pada musim pertamanya menjadi modal penting bagi Affani untuk menghadapi kompetisi musim baru. Kehadiran Dendy Sulistyawan di ruang ganti Persela diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas tim, tetapi juga menjadi mentor bagi para pemain muda agar semakin berkembang dan mampu membawa Laskar Joko Tingkir meraih prestasi yang lebih baik. [fak/beq]






