Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, Adira Finance (Adira) berhasil membukukan kinerja keuangan yang solid di kuartal pertama 2024. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 20% menjadi Rp58,1 triliun, jauh melampaui rata-rata industri pembiayaan.
Beberapa strategi yang dijalankan diantaranya dengan ;
Penguatan pangsa pasar: Adira berhasil memperkuat posisinya di pasar dengan meningkatkan pangsa pasar di segmen sepeda motor baru dan mobil baru masing-masing sebesar 8,8% dan 5,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas layanan dan produk Adira.
Penyaluran pembiayaan baru yang kokoh: Adira mencatatkan peningkatan pembiayaan baru sebesar 3% menjadi Rp10,9 triliun. Pencapaian ini diraih di tengah kondisi ekonomi yang menantang, menunjukkan kemampuan Adira dalam beradaptasi dengan situasi pasar.
Ekspansi ke segmen non-otomotif yang agresif: Adira terus berinovasi dengan memperluas jangkauan bisnisnya ke segmen non-otomotif, seperti pembiayaan multiguna, durable, dan alat berat. Strategi ini membuahkan hasil dengan peningkatan penyaluran pembiayaan non-otomotif sebesar 18% menjadi Rp2,3 triliun.
Pertumbuhan pembiayaan syariah yang signifikan: Adira menunjukkan komitmennya terhadap ekonomi syariah dengan mencatatkan peningkatan pembiayaan baru di segmen syariah sebesar 10% y/y menjadi Rp2,4 triliun, setara 22% dari total pembiayaan baru.
Sementara untuk Jawa Timur, kinerja gemilang juga terlihat saat ini karena Jatim menjadi kontributor penting bagi Adira dengan pencapaian pembiayaan baru sebesar Rp886 miliar di 1Q24, naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Segmen sepeda motor, mobil, dan non-otomotif masing-masing berkontribusi 45%, 32%, dan 23% terhadap total pembiayaan baru di Jawa Timur.
Upaya Strategis yang Mendukung Keberhasilan Adira:
- Pembiayaan kendaraan listrik: Adira mendukung transisi energi bersih di Indonesia dengan menyediakan pembiayaan kendaraan listrik (EV) baik untuk sepeda motor maupun mobil. Adira bermitra dengan berbagai produsen dan dealer EV untuk memberikan kemudahan akses bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
- Ekspansi jaringan bisnis yang terukur: Adira terus memperluas jangkauannya dengan membuka jaringan bisnis baru di daerah-daerah yang memiliki potensi tinggi. Per 31 Maret 2024, Adira telah mengoperasikan 472 jaringan bisnis di seluruh Indonesia, termasuk cabang syariah.
- Optimalisasi platform digital: Adira memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan layanannya dengan mengembangkan platform digital seperti Adiraku, momobil.id, momotor.id, dan dicicilaja.com. Platform-platform ini memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mengakses informasi, mengajukan pembiayaan, dan melakukan transaksi secara online.
- Program CSR yang berkelanjutan: Adira tidak hanya fokus pada profitabilitas, tetapi juga pada tanggung jawab sosialnya. Perusahaan kembali menghadirkan program CSR bertajuk KURMA (Kembali Seru Bersama) yang memberikan kesempatan mudik gratis bagi 500 ekosistem perusahaan.
Adira membukukan peningkatan laba bersih sebesar 4% y/y menjadi Rp432 miliar di kuartal I-2024. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional dan pengelolaan keuangan yang baik di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Total pendapatan: Adira mencatatkan peningkatan total pendapatan sebesar 11% y/y menjadi Rp2,4 triliun. Kenaikan ini mencerminkan tingginya permintaan produk dan layanan Adira dari masyarakat.
Profitabilitas yang kuat: Adira mempertahankan profitabilitasnya dengan Return on Asset (ROA) sebesar 7,3% dan Return on Equity (ROE) sebesar 16,3%.
Adira berkomitmen untuk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan dengan fokus pada segmen yang memiliki potensi tinggi. [rea/but]






