Firenze (beritajatim.com) – Sosok kakak benar-benar “direpresentasikan” dengan baik oleh AC Milan. Bagaimana tidak. Seri 1-1 dengan Fiorentina pada giornata ke-19 Minggu malam (11/1/2026) memastikan sang adik, Inter Milan, menyabet Campione d’Inverno alias juara paro musim.
Tambahan satu poin pada laga yang dimainkan di stadio Artemio Franchi tersebut membuat ACM kini mengoleksi 40 poin di posisi runner-up. Mereka tertinggal 2 poin dari Inter yang menduduki capolista.
Apa pun hasil yang didapat Inter saat melawan SSC Napoli Senin dini hari (12/1/2026), predikat pemuncak klasemen tetap aman. Sebaliknya bagi ACM, jika Napoli menang, maka ACM akan melorot ke posisi ketiga.
Hasil seri dengan Fiorentina membuat Rossoneri membuang 4 poin dalam dua giornata terakhir. Sebelumnya, mereka juga ditahan Genoa CFC 1-1 pada giornata ke-18 (9/1/2026).
Ironisnya, ACM sebenarnya mendapat sedikit keuntungan lantaran allenatore Fiorentina Paolo Vanoli dikartu merah pada penghujung babak pertama. Tetapi, malah Fiorentina yang mencetak gol lebih dulu via Pietro Comuzzo (66′).
ACM baru sanggup menyamakan kedudukan via gol Christopher Nkunku (90′) memanfaatkan assist Youssouf Fofana. Nkunku-Fofana baru dimainkan allenatore Massimiliano Allegri pada babak kedua. (dio)






