Malang (beritajatim.com) – Abdul Ghoni, Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur periode 2018-2022, resmi maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Berbaju Partai Solidaritas Indonesia (PSI), aktivis mahasiswa kelahiran Sampang, 12 November 1992 silam itu, mengincar kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim 3 meliputi Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi.
Ghoni mengatakan, keputusannya untuk maju di Pileg 2024 didasari oleh keinginannya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di Tapal Kuda. Ia mengaku telah menerima banyak keluhan dan aspirasi masyarakat selama menjadi aktivis mahasiswa di Banyuwangi.
“Berawal dari sinilah, kami mengenal betul apa yang sebenarnya sangat diinginkan masyarakat. Dan wilayah kami di Tapal Kuda ini, menyimpan potensi besar baik dari sumber daya alamnya dan juga sumber daya manusianya,” kata Ghoni.
Ghoni menyebut, ada beberapa persoalan yang perlu diperjuangkan di Tapal Kuda, antara lain perampasan aset, infrastruktur yang kurang memadai, dan pendidikan yang belum merata. Ia berjanji akan memperjuangkan persoalan-persoalan tersebut jika terpilih menjadi anggota DPR RI.
“Jika mandat rakyat berpihak pada kami, dan terpilih sebagai Legislator di Senayan, soal UU Pertanahan mungkin bisa dimaksimalkan untuk mendukung kesejahteraan rakyat secara penuh. BPJS juga saya kira bisa digratiskan. Karena saya juga punya background dibidang kesehatan, sebagai Akademi Perawat, soal kesehatan adalah wajib terpenuhi dan meringankan masyarakat,” tegas Ghoni.
Ghoni juga akan fokus untuk memajukan potensi daerah Tapal Kuda, terutama di bidang pertanian, wisata, dan hasil laut. Ia yakin, potensi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Banyuwangi menyimpan potensi hasil laut yang sangat besar. Kemudian wisata tingkat desa yang beragam dan spektakuler, harus ditingkatkan. Selebihnya Banyuwangi juga menyimpan potensi besar dibidang pertanian,” ujar Ghoni.
Khusus di Kabupaten Bondowoso, Ghoni akan fokus untuk meningkatkan infrastruktur dan pendidikan. Ia menilai, infrastruktur yang memadai dan pendidikan yang berkualitas dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Transportasi yang mumpuni di Bondowoso menjadi hal utama. Karena wilayah ini juga menyimpan potensi besar disektor pertanian. Terlebih petani kopi,” terang Ghoni.
Sementara itu, Kabupaten Situbondo memiliki potensi yang mirip dengan Banyuwangi, yaitu hasil laut yang besar dan pusat pendidikan keagamaan. Ghoni akan mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada kedua potensi tersebut.
“Karakteristik Situbondo ini hampir sama dengan Banyuwangi, menyimpan potensi hasil laut yang besar. Termasuk menjadi pusat pendidikan keagamaan karena banyak Pondok Pesantren dikawasan ini. Sehingga butuh perhatian utama dari pemerintah,” kata Ghoni.
Ghoni berharap, suaranya dapat didengar oleh masyarakat Tapal Kuda dan terpilih menjadi anggota DPR RI. Ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memajukan potensi daerah Tapal Kuda. (yog/beq)






