Surabaya (beritajatim.com) – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) prediksikan asuransi bisa tumbuh hingga 12 persen di tahun politik 2024.
Hal itu diungkap saat AAUI Cabang Surabaya menggelar seminar full day bertajuk “Insurance Outlook 2024 & Engineering Insurance”. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi asuransi di industri asuransi Surabaya.
Ketua AAUI Cabang Surabaya, Adi Maryadi, mengatakan tahun lalu asuransi di Surabaya tumbuh 15 persen dan tahun 2024 ini akan lebih optimistis lagi.
Hal ini juga yang mendorong AAUI menggelar seminar untuk meningkatkan wawasan para anggota mereka.
“Seminar ini penting untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan pelaku asuransi umum di Surabaya terkait informasi terkini perihal dinamika dan tantangan yang dihadapi di industri asuransi umum serta proyeksi serta peluang potensi bisnis di Tahun 2024,” kata Adi Maryadi dalam keterangan tertulisnya.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat AAUI Bidang Statistik dan Riset Analisa AAUI, Trinita Situmeang, dan Bayu Samudro, General Manager Underwriting PT. Great Eastern General Insurance Indonesia Kantor Pusat.
Trinita Situmeang memaparkan tentang prospek pertumbuhan industri asuransi umum di Indonesia pada tahun 2024. Menurut dia, pertumbuhan premi asuransi umum diproyeksikan akan tumbuh sama dengan tahun 2023 dikisaran 12 %.
Pertumbuhan ini akan terjadi pada lini bisnis asuransi property, engineering, dan SME. Klaim asuransi akan lebih stabil dan dapat teratasi juga terdapat potensi premi yang semakin meningkat dari saluran pemasaran digital/insurtech.
Sementara itu, Bayu Samudro menyampaikan materi tentang ketentuan dalam polis engineering khususnya Polis Contractors All Risks (CAR) dan juga klausula yang sering dilekatkan pada polis.
Menurut dia, pemahaman terhadap ketentuan dan klausula polis ini penting untuk memberikan proteksi asuransi yang sesuai dengan kebutuhan tertanggung dan meminimalkan perselisihan pada saat terjadinya klaim.
Seminar ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagai perusahaan asuransi umum di Surabaya.[rea]






