Ponorogo (beritajatim.com) – Hadirnya orkes dangdut di hari pertama tahun 2019 masih akan dipertahankan keberadaannya. Namun, tahun ini banyak titik lain yang ditawarkan sebagai daya tarik telaga di lereng Gunung Wilis ini.
Camat Ngebel Suseno mengatakan, untuk menyambut tahun baru kali ini, seluruh potensi wisaa di Ngebel akan diberdayakan. Mulai dari kuliner, PL, hotel dan restoran sampai wahana mainan anak seperi perahu, berkuda, sepeda hingga ATV. “Harapannya pengunjung semakin ramai ke Ngebel,” ungkapnya, Rabu (26/12/2018).
Suseno mengatakan, pesona telaga akan didorong dengan hadirnya berbagai buah. Untuk durian memang belum banyak, namun mulai bisa ditemui di dekat telaga. Buah yang akan banyak disemui sebagai khas Ngebel adalah manggis dan alpukat.
“Nah, dari sisi produk UMKM kita juga siapkan. Ada gula aren, berbagai macam keripik buah juga kita hadirkan. Jadi akan ada buah tangan dari sini,” ungkap Suseno.
Diakuinya, pada tanggal 1 Januari 2019, orkes dangdut masih akan dipentaskan. Sebab sudah sejak lama pentas dangdut di tepi telaga menjadi pementasan yang ditunggu kaum muda di Ponorogo dan sekitarnya.
Selain telaga, kata Suseno, Ngebel juga mulai melebarkan tujuan wisatanya. Antara lain ke wisata air panas di Wagir Lor ada juga destinasi wisata desa Mlokosewu. Lokasinya berada di Desa Pupus, sekitar 5-7 km dari Telaga Ngebel.
“Di situ banyak titik selfie dan ada wahan untuk anak. Ada juga bunga-bunga. Andalannya adalah pemandangan Telaga Ngebel dari ketinggian. Intinya kita minta semua untuk berbenah dalam menghadapi liburan kali ini,” ungkapnya.
Menurutnya, hal ini agar wisatawan bisa menikmati banyak variasi wisata, di sisi lain warga setempat bisa menikmati pendapatan dari jasa dan komoditas yang ditawarkan. “Pemerintah juga dapat PAD,” ungkapnya. [dil/but]





