Surabaya (beritajatim.com) – Untuk mendekatkan diri kepada masyarakat serta demi meraih kepercayaan mereka, Partai Golkar memastikan seluruh Caleg pada Pemilu 2019 turun langsung dan berinteraksi dengan warga.
\\\”Seluruh Caleg Golkar, khususnya yang untuk Kota Surabaya, wajib untuk turun langsung menyapa dan berinteraksi dengan warga. Mereka wajib menyerap aspirasi warga demi memperoleh kepercayaan ketika kelak terpilih,\\\” kata Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya Blegur Prijanggono.
Dengan pola pendekatan demikian, menurut Blegur, ribuan masyarakat secara otomatis berinteraksi langsung dengan para kader Partai Golkar. \\\”Setiap minggunya kan kami selalu ada 3-4 acara, kalikan saja dengan jumlah Caleg untuk Kota Surabaya yang sekitar 50 orang,\\\” jelasnya.
\\\”Meskipun itu tidak bisa jadi indikator banyak atau sedikit, tapi paling tidak itu bukti keseriusan kami untuk berinteraksi dan meraih kepercayaan masyarakat,\\\” pungkas Blegur.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Divisi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Adies Kadir berpesan agar segenap kader selalu mengedapankan sikap optimis.
“Dulu saya juga duduk di belakang saat jadi sekretaris ranting di kecamatan, dan sekarang bisa duduk di depan ini karena dukungan bapak ibu sekalian, jadi semua itu harus melalui proses,” ujar Adies Kadir.
Bagi mereka yang telah memiliki posisi strategis, anggota Mahkamah Kehormatan Dewan di DPR RI ini juga mengingatkan agar mereka tidak lupa diri. Jabatan, menurut Adies Kadir adalah suatu bentuk dari proses.
“Karena dinamisasi organisasi partai ini sangat kuat, makanya yang saat ini masih di bawah tetap optimis dan yang sudah di atas jangan sombong,” tegas mantan Calon Wakil Wali Kota Surabaya pada Pilwali 2009 ini. [ifw/but]





