Bojonegoro (beritajatim.com) – Menurut netizen, belakangan ini stok elpiji 3 Kg di Bojonegoro semakin sulit ditemukan. Topik sulitnya stok elpiji tersebut, menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen di beberapa grup media sosial Facebook, Selasa (06/06/2023).
Salah satunya adalah di grup Facebook Media Bojonegoro. Beberapa netizen mengunggah pertanyaan mengenai daerah yang masih memiliki stok LPG atau elpiji yang tersedia. Selain itu, netizen juga menyoroti aturan baru pembelian elpiji 3kg yang mewajibkan pembeli untuk membawa identitas diri seperti KTP. “Beberapa hari ini, banyak warga yang mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3kg. Beberapa toko dan pangkalan juga sering kehabisan stok,” ungkap salah satu akun Facebook, KS***.
Postingan-postingan yang membahas tentang kelangkaan elpiji 3 kg tersebut banyak mendapatkan komentar dari netizen. Bahkan, ada yang melaporkan bahwa di wilayah Kecamatan Sugihwaras, stoknya mulai langka. Beberapa akun juga memberikan komentar mengenai wilayah tempat tinggal mereka, seperti Padangan yang mengalami masalah serupa.
Seorang netizen bahkan mengatakan bahwa di Kecamatan Temayang, mereka sudah memberlakukan kebijakan pembelian elpiji 3 kg dengan persyaratan membawa fotokopi KTP.
Jurnalis beritajatim.com mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro Sukaemi, namun pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp maupun telepon seluler tidak mendapatkan balasan meskipun terdengar nada dering aktif. [lus/kun]
BACA JUGA:






