Ngawi (beritajatim.com) – Ratusan warga berbondong-bondong berburu kuliner tempo dulu di Pasar Djadoel Ahad Legi di Taman Wisata Tawun, Desa Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Di pasar yang hanya buka pada hari Minggu dengan pasaran jawa Legi itu, ada beberapa pedagang yang menjual jajanan tempo dulu.
Seperti, nasi tiwul, nasi jagung, nasi pecel, gatot, cenil, uwi, dan es dawet. Tak hanya makanan dan minuman yang jadul, suasananya pun dibuat seperti tempo dulu. Para pedagang menggunakan pakaian tradisional. Para pedagang pria memakai sorjan, untuk wanita memakai kebaya.
Di bawah rindangnya rumpun bambu di Taman Wisata Tawun, puluhan pedagang menjajakan makanan dan minuman. Tak hanya jajanan jadul mereka juga menjajakan soto, aneka olahan sayur dan lauk.
Chaca Vernika, salah seorang pengunjung mengatakan jika dia bisa bernostalgia saat mengunjungi Pasar Djadoel. Dia pun mencicipi aneka jajanan yang disediakan para pedagang. “Saya baru pertama kali ke sini. Rasanya nostalgia banget. Jajanan tempo dulu banyak banget. Rasanya juga enak. Saya beli beberapa jajanan juga buat dibawa pulang,” kata Chaca, Minggu (4/6/2023).
BACA JUGA: Pasar Barongan Mojotrisno Jombang, Menghidupkan Kembali Nuansa Masa Lalu
Pengunjung pun suka karena harga kuliner yang sangat terjangkau. Untuk nasi pecel, nasi jagung, dan nasi tiwul dibanderol Rp5.000 per pincuk (porsi daun). Untuk jajanan, harga mulai Rp2.000 hingga Rp10.000.
Untuk bisa masuk ke Pasar Djadoel cukup membayar tiket sebesar Rp5.000 per orang. Pun, Pasar Djadoel hanya buka 35 hari sekali yakni tiap hari Ahad Legi atau Minggu Legi. [fiq/suf]






