Pasuruan (beritajatim.com) – Siapa yang tak tahu jajanan berbentuk bulat dan kerap kita jumpai di sebagian pasar. Yap, jajanan tersebut sering disebut onde-onde. Namun ada yang berbeda dengan onde-onde yang dibuat oleh Ismatul Laila, warga Kota Pasuruan.
Laila membuat jajanan pasar ini berbeda dari biasanya, yakni dengan ukuran yang lebih besar. Sehingga dia menyebut kue buatannya dengan nama onde-onde bondet. Onde-onde ini ukurannya sebesar kepalan tangan orang dewasa hingga kepala bayi.
Laila menjual jajanan tersebut di pinggir Jl Hasanudin, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. “Untuk proses pembuatannya sama seperti membuat onde-onde pada umumnya. Untuk satu potong kue onde-onde bondet ini kami jual dengan harga Rp 6 ribu,” kata Laila, Minggu (4/6/2023).
Bagaimana proses pembuatannya? Laila menjelaskan untuk membuat onde-onde bondet ini pertama dirinya mencampur beberapa bahan dasar. Seperti halnya tepung terigu yang dicampur dengan gula dan vanili.
Semua bahan dasar tersebut kemudian diaduk secara merata dan dibentuk dengan ukuran yang sangat besar. Setelah itu isian onde-onde yakni kacang hijau yang telah dihaluskan dengan diberi gula dimasukan kedalam onde-onde bondet yang telah dibentuk sebelumnya.
Setelah berhasil dibentuk dengan ukuran besar, Laila kemudian memasukkan onde-onde tersebut kedalam air. Kemudian setelah dicelupkan kedalam air lalu bagian atasnya ditabur dengan biji wijen.
BACA JUGA: Pria Asal Pasuruan Buka Warung Seafood, Lobster Hasil Budidaya jadi Primadona
“Dimasukkan kedalam air biar isian onde-ondenya seperti kacang ijonya tidak pecah sewaktu digoreng. Setelah ditabur biji wijen, onde-onde siap digoreng,” lanjutnya.
Ukurannya yang sangat besar membuat para pembeli penasaran dengan rasanya. Namun tak banyak juga pembeli yang bisa menghabiskan sebiji onde-onde bondet.
Seperti halnya Deby, seorang pembeli yang mengaku penasaran dengan rasa dan bentuk onde-onde bondet. Dirinya bahkan baru bisa menghabiskan sebiji onde-onde bondet dengan satu orang temannya.
“Kalau dimakan sendiri, pasti gak habis. Apalagi cewek yang makan. Biasanya kalau aku beli ya dimakan berdua sama temanku,” kata Deby. [ada/suf]






