Surabaya (beritajatim.com) – Aksi tawuran antar gangster kembali terjadi di kota Surabaya. Terbaru, aksi tawuran terjadi di Jalan Banyu Urip, Rabu (31/05/2023) dini hari. Dari pengakuan anggota gangster yang diamankan, mereka tawuran untuk eksistensi di media sosial dengan cara live streaming.
Kapolsek Sawahan, Kompol Eko Cipto mengatakan jika kedua gangster yang tawuran itu adalah Das Des Dos dan Honor. Satu korban yang turut diamankan berasal dari kelompok Honor.
“Tawurannya untuk konten dan disiarkan live streaming di akun medsos masing-masing,” ujar Eko Cipto, Rabu (31/05/2023).
Sebelum tawuran, salah satu anggota gangster pada Selasa (30/05/2023) pukul 23.00 WIB, mencetuskan ide untuk tawuran untuk konten media sosial. Kedua kelompok pun sepakat tawuran dengan berbekal senjata tajam jenis celurit di Jalan Banyuurip. Dari aksi tawuran tersebut, 1 korban dirawat di RSUD dr. Soetomo.
“Total 6 orang kami amankan, saat ini masih pendalaman. Kami menghimbau kepada masyarakat agar melapor ke pihak kepolisian ketika memang melihat ada gerombolan konvoi anak muda agar kejadian serupa tidak terjadi,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Gangster Surabaya, Remaja Konvoi Bawa Sajam di Jalan Banyu Urip
Bermula Saling Tantang Antar Gangster, Pemuda Wonoayu Meregang Nyawa
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, 6 Pemuda ditangkap oleh Sat Samapta Polrestabes Surabaya saat konvoi dengan membawa senjata tajam di Jalan Banyu Urip Lor gang II, Rabu (31/05/2023) dini hari.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Santoso mengatakan jika saat penangkapan, anggotanya sedang melakukan patroli di sekitar Surabaya Barat. Petugas lantas mendapatkan laporan adanya tawuran antar gangster di Jalan Banyu Urip.
Keenam pemuda yang diamankan itu adalah MH (19) asal Rungkut, MS (17) asal Simo Gunung, MA (16) asal Kupang Krajan, AF (18) asal Simo Gunung. SS (16) asal Banyuurip, AM (16) asal Jalan Banyuurip. Dari keenam pemuda itu, petugas kepolisian menyita 1 buah celurit, 1 buah pedang, 1 buah golok, dan 1 buah bendera. [ang/but]






