Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melepas keberangkatan penerbangan perdana jemaah haji dari Bandara Kertajati. Jemaah haji tersebut merupakan kloter pertama dari Embarkasi Kertajati (KJT-01), di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.
“Ini merupakan penerbangan pertama untuk jemaah haji di Jawa Barat bagian utara,” kata Menag Yaqut dalam keterangannya, Minggu (28/5/2023).
Lebih lanjut, Menag Yaqut berencana untuk memberangkatkan jemaah haji lainnya dari Bandara Kertajati.
“Tahun depan kita coba skenariokan bagi jemaah haji Jawa Tengah bagian barat dan selatan juga diberangkatkan dari sini,” sambungnya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Kloter KJT-01 terdiri dari 366 jemaah haji beserta delapan orang petugas. Kloter pertama dari Embarkasi Kertajati ini berasal dari Kabupaten Majalengka.
BACA JUGA: 24.157 Jemaah Tiba di Madinah, Jubir PPIH Sebut 51 Sakit, 2 Wafat
Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Kertajati akan memberangkatkan 24 kloter jemaah haji di Jawa Barat. Jemaah haji tersebut berasal dari tujuh kabupaten/kota, yaitu Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Subang.
Menag juga mengingatkan kepada jemaah haji, khususnya lansia agar tetap menjaga kondisi fisik selama beribadah.
“Kalau butuh apa-apa, segera minta bantuan petugas, jangan sungkan-sungkan,” pesan Menag.
Mengingat cuaca di Arab Saudi memiliki suhu yang tinggi, Menag berpesan kepada jemaah haji untuk menggunakan alat pelindung diri.
“Tadi saya cek, hari ini suhunya mencapai 50 derajat celcius. Jangan lupa gunakan alat pelindung diri bila ingin beraktivitas di luar,” tutur Menag.
Dia menambahkan, jemaah haji juga bisa membawa air minum dan membawa barang-barang yang dibutuhkan.
“Bawa payung atau topi, bawa juga semprotan air untuk membasahi wajah atau bagian kulit yang terpapar matahari. Dan jangan lupa untuk sering minum untuk menghindari dehidrasi,” pungkas Menag. (nap)






