Surabaya (beritajatim.com) – Ibu dari bayi yang ditemukan tewas di tong Sampah jalan Tengger Kandangan berinisial N (20) sempat mendapatkan intimidasi dari pacarnya berinisial HD tepat usai melahirkan bayi hasil hubungan gelapnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan jika dari hasil pemeriksaan terhadap HD dan N, bayi tersebut hasil hubungan diluar suami dan istri. HD dan N pertama kali berkenalan di media sosial. Mereka lantas memutuskan menjalin hubungan usai setahun bertemu. “HD warga Sukomanunggal dan N warga Tandes. Mereka telah berpacaran dari setahun lalu,” ujar Mirzal, Jumat (26/05/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/mayat-bayi-umur-sehari-ditemukan-tewas-di-tong-sampah-surabaya/
Mirzal menjelaskan jika HD sempat mengintimidasi N untuk segera membunuh bayinya karena takut ketahuan. N yang juga ketakutan karena bayinya terus menangis akhirnya menyudahi hidup bayi yang baru dilahirkan dengan cara menyumpal mulut bayi dengan tisue. “Selain mendapatkan intimidasi, N juga takut ketahuan kakaknya dan masyarakat sekitar akhirnya disumpal mulut bayi dengan tisu,” imbuh Mirzal.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Polisi menangkap sepasang kekasih berinisial N (20) dan HD (19) yang indekos di Jalan Kandangan, Surabaya, Jumat (19/05/2023). Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembuangan bayi di tong sampah Jalan Tengger Kandangan beberapa waktu lalu.
Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widi mengatakan jika bayi yang dibuang diduga berasal dari hasil hubungan gelap antara wanita berinisial N dan pria berinisial HD. “Iya sudah ditangkap kemarin Jumat beberapa jam setelah ditemukan bayinya. Sudah olah TKP dan keduanya ditahan di Polrestabes Surabaya,” Rabu (24/05/2023). (ang/kun)






