Blitar (beritajatim.com) – Ali Masykur Musa, Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) periode 2012-2017 menghadiri deklarasi relawan Jaringan Militan Ganjar Pranowo (Jaritangan) yang digelar di Istana Gebang dan Makam Bung Karno Kota Blitar, Sabtu (20/05/23). Ali memimpin doa bersama 2.000 relawan di pusara makam Bung Karno.
Hal ini pun seolah menegaskan bahwa Ali Masykur mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai Capres 2024 mendatang. Saat ditanya Ali Masykur pun tidak mengelak bahwa dirinya mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres.
Bagi Ketua Umum PP ISNU 2012-2017, dalam kegiatan itu yang terpenting ada tiga hal, yaitu, kebangsaan, kerakyatan dan kultur. “Begini, jadi semua itu satu, yang penting kebangsaan, kerakyatan dan juga kultur. Ketika Jaritangan (mengadakan Ziarah Rakyat), saya melihat ada tiga hal tadi, kebangsaan, kerakyatan dan kultur yang kuat, maka saya bisa menghadiri acara ini,” ungkap Ali Masykur.
BACA JUGA:
Relawan Longmarch Deklarasikan Ganjar Presiden di Blitar
Ali Masykur sendiri diisukan menjadi salah satu kandidat Bakal Calon Wakil Presiden untuk mendampingi Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024. Latarbelakang Ali Masykur yang dekat dengan para Nahdliyyin, menjadi alasannya.
Bila menjadi Bakal Calon Wapres, Ali Masykur diyakini mampu menarik suara dari kaum nahdliyyin. Meski demikian Ali Masykur mengaku masih berpikir dan mengukur sejauh apa peluang untuk maju menjadi pendamping Ganjar.
“Sejak dulu saya orang NU. NU dengan nasionalis selalu bisa ketemu. Saya dan Pak Ganjar teman lama. Semua perlu dihitung, saya dan beliau teman dekat baik ketika jadi DPR maupun teman jalan,” jelasnya
Namun saat ditanya apakah dirinya siap maju sebagai Baca Wapres mendampingi Ganjar, Ali Masykur masih malu-malu untuk menjawabnya. Menurutnya selama ini NU dan Nasionalis memiliki kedekatan yang cukup baik.
BACA JUGA:
Ganjarian Jatim Serukan Relawan Bantu Semua Partai Pendukung Ganjar Saat Pemilu
“Saya diminta panitia (Relawan Jaritangan) untuk (membaca) tahlil. Buat saya, NU kan satu hal yang biasa dilakukan sehari-hari tahlil. Dengan demikian, niat beliau (panitia) untuk menyelenggarakan tahlil di Makam Bung Karno, saya lihat waktu saya cukup dan cocok, saya bisa hadir di acara ini,” kata Ali Masykur kepada wartawan usai ziarah di Makam Bung Karno.
Diketahui sebanyak 2000 relawan dari berbagai daerah di Indonesia datang ke Istana Gebang Kota Blitar. Kedatangan ribuan warga ini untuk mendeklarasikan pemenang Ganjar di 38 daerah di Indonesia.
Kegiatan deklarasi ini diawali dengan pembacaan sumpah deklarasi di Istana Gebang Kota Blitar. Kemudian kegiatan deklarasi dilanjutkan dengan kegiatan longmarch ke Makam Bung Karno. Di sana ribuan relawan itu, memanjatkan doa serta tabur bunga di atas pusara makam Bung Karno Kota Blitar. [owi/suf]






