Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, memastikan jalan menuju tempat pemungutan suara (TPS) mulus pada saat Hari-H pemungutan suara pemilihan umum.
“Pak Bupati sangat concern terhadap persoalan ini. Bukan hanya pemilu adalah pemilu. Tapi bagaimana sebelum pemilu harus disiapkan seluruhnya,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa Jember Edy Budi Susilo, Selasa (16/5/2023).
“Teman-teman (organisasi perangkat daerah) yang membidangi infrastruktur harus memastikan jalur-jalur ke TPS dalam keadaan baik dan mulus, supaya masyarakat bisa happy-happy datang ke TPS,” kata Edy.
“Kita tak boleh hanya ngomong, orang harus datang ke TPS untuk mencoblos. Ternyata, jarak rumahnya tiga hingga empat kilometer dari lokasi. Lantaran jalan yang tidak bagus, akhirnya calon pemilih tidak mau datang,” kata Edy.
Pemerintah Kabupaten Jember bersama Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu mulai gencar menyosialisasikan tahapan pemilu dan pemilihan kepala daerah. “Ini harus kita lakukan agar warga tahu persis pemilu yang akan diadakan pada 14 Februari 2024 dan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah pada 27 November 2024,” kata Edy.
Edy mengingatkan, bahwa keberhasilan pemilu menjadi tanggung jawab bersama. “Camat, kepala desa, tokoh masyarakat, alim ulama, organisasi pemuda harus terlibat supaya pesta lima tahunan ini berjalan dengan baik dan efektif, serta partisipasi masyarakat tinggi. Mereka datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Harapannya tentu saja satu suara menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan,” katanya. [wir]






