Mojokerto (beritajatim.com) – Ribuan CJH mengikuti bimbingan manasik haji yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Rabu (10/5/2023). Manasik haji yang digelar di Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini berlangsung selama dua hari.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, Husnul Maram mengatakan, jika sarana dan prasarana sudah siap. “Alhamdulillah jamaah haji di Jawa Timur semangat semuanya. Persiapannya sudah ready, mulai dari jamaah hajinya, visa, pasport, pelunasan dan sebagainya semakin hari semakin meningkat. Walaupun belum 100 persen,” ungkapnya.
Tetapi, lanjut Husnul, untuk persiapan sarana prasarana mulai dari asrama haji, pesawat semua sudah ready. Calon Jamaah Haji (CJH) asal Jawa Timur masuk kloter pertama yang tanggal 23 Mei 2023 dan tanggal 24 Mei 2023 akan terbang pertama ke Arab Saudi. Tanggal 22 Juni 2023, merupakan kloter terakhir CJH asal Jawa Timur.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/ragam/pelunasan-biaya-haji-diperpanjang-hingga-12-mei-berapa-jumlah-jemaah-yang-belum-lunas/
“Pelunasan sekitar 81 persen terakhir 12 Mei 2023. Tahun ini tidak ada pendamping bagi lansia, tidak ada makrom maka dari itu segera melunasi bagi yang terpanggil. Lansia ada 10.042, tertua 118 tahun. CJH lansia akan diperlakukan secara khusus, sudah kita siapkan pendamping untuk lansia. Kuota tambahan Jatim ada 5 persen dari 52.152,” katanya.
Husnul menghimbau kepada CJH untuk menjaga kesehatan karena suhu di tanah suci cukup tinggi. Pihaknya mengimbau agar CJH asal Jawa Timur untuk mempersiapkan kesehatan lahir batin dan menghimbau agar makan dan minum air putih yang banyak.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Kasi PHU), Kemenag Kabupaten Mojokerto, M Zainut Tamam, mengatakan, bimbingan manasik haji digelar selama dua hari. Seluruh JCH yang berangkat haji tahun ini, wajib mengikuti manasik haji sebagai persiapan.
“Bimbingan manasik haji, mulai tangga 10 hingga 11 Mei 2023. Setelah itu para jamaah melanjutkan manasik haji di masing-masing kecamatan asal CJH yakni tanggal 17 pekan depan, ada enam kali pertemuan termasuk manasik haji yang penyelenggaraannya adalah Kepala KUA masing-masing kecamatan,” ujarnya.
Tamam menjelaskan, karena CJH di masing-masing kecamatan tidak terlalu banyak seperti di kabupaten sehingga sangat diarahkan untuk pelaksanaan manasik. Praktek manasik haji akan digelar di masing-masing kecamatan yang rata-rata diikuti 45 CJH sampai 90 CJH sehingga lebih efektif dan efisien.
“Materi manasik hari ini tentang kebijakan dalam negeri dengan pemateri langsung dari Kakanwil. Alur perjalanan mulai dari rumah, embarkasi, Mekkah sampai kembali ke embarkasi. Materi yang baru tahun ini ada yakni materi pelayanan makan siang. Ini khusus untuk lansia dan orang yang muda, bagaimana memperlakukan jamaah yang lansia, begitu sebaliknya,” jelasnya.
Hadir Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra. Sekedar diketahui, kuota keberangkatan CJH asal Kabupaten Mojokerto tahun 2023 sebanyak 1.387 CJH, dengan kuota tambahan 111 orang jamaah. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan kuota keberangkatan tahun 2022 lalu, yakni kurang lebih 752 CJH. [tin/kun]
![CJH Asal Kabupaten Mojokerto Ikuti Bimbingan Manasik Haji Bimbingan manasik haji di Kantor IPHI, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG_20230510_19314578_Wt6Exdj89I.jpeg)





