Surabaya (beritajatim.com) – Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menepis anggapan partai berlambang banteng moncong putih itu sulit menang di daerah tapal kuda. Pasalnya, sambutan masyarakat Jember sangat luar biasa.
“Saya pernah disampaikan, mas PDI Perjuangan kalau di tapal kuda sulit. Kalau sampean masuk pesantren sulit,” kata Ganjar saat Konsolidasi dan sosialiasi PDI Perjuangan Kabupten Jember di Gor PKSO, Kaliwates, Minggu (7/5/2023).
“Tapi yang saya rasakan mulai dini hari saya datang, pagi tadi saya olahraga di alun-alun di Jember, saya sowan ke ponpes, saya ketemu masyarakat sambutannya luar biasa,” tambahnya.
Ganjar menjelaskan dalam konteks Indonesia tidak ada yang sulit asal semua kader bekerja militan dalam merebut hati masyarakat. “Ikilo sing tak maksud, dalam konteks ke Indonesiaan tidak ada yang sulit. Yang ada adalah kita sebagai kader bagaimana kita mendekati masyarakat. Punya adab, punya sopan santun, punya cara,” katanya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/ganjar-pranowo-merinding-gor-kaliwates-jember-memerah-dipenuhi-ribuan-kader-banteng/
Ganjar mengingatkan bahwa “mBangun deso mowo coro, negoro mowo toto” yaitu desa yang menentukan caranya, negara yang menentukan tata atau peraturannya sehingga bisa tercipta keharmonisan dalam sistem pemerintahan. “Suara kita ada di desa. Itulah cara bertarung. Itulah sederhananya. Untuk kader harus bersungguh-sungguh menaklukan hati masyarakat,” tegasnya.
Ganjar bercerita usai ditetapkan sebagai capres dan diberikan kopyah oleh Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, dia diberikan waktu 10 menit untuk berstatement. “Kira-kira statement apa? saya hanya ingin menyampaikan kepada panjenengan semuanya bahwa saya lahir di partai ini, saya digembleng di partai ini, saya ditugaskan dipartai ini dan saya besar di partai ini,” kata Ganjar disambut riuh tepuk tangan massa.
Ganjar mengatakan dia hanya orang biasa seperti kader-kader lainnya. Dengan diklat PDI Perjuangan dan proses kaderisasi akhirnya melahirkan banyak tokoh-tokoh penting di seluruh Indonesia. “Maka panjenengan semua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin. Maka dari itu, tugas panjenengan tidak biasa. Tugas panjenengan harus luar biasa,” kata Ganjar.
“Secara individu harus digembleng-gembleng, jatuh bangun lagi. Pukul jatuh bangkit lagi. Pukul lagi ndlosor tangi bangkit lagi. Saya sampaikan kemarin, banteng tidak pernah gembeng,” pungkas Gubernur Jateng ini.[asg/kun]
![Ganjar Pranowo Tepis Anggapan PDIP Sulit Menang di Tapal Kuda Ganjar Pranowo saat Konsolidasi dan sosialiasi PDI Perjuangan Kabupten Jember di Gor PKSO, Kaliwates, Minggu (7/5/2023). [foto/PDIP Jatim].](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/05/E6A86BB1-FC0A-4D96-B644-A69BEB7FA5AB.jpeg)





