Jember (beritajatim.com) – Paguyuban Sedulur Ganjar Kabupaten Jember, Jawa Timur menolak pembodohan politik. Itu salah satu butir sikap Paguyuban Sedulur Ganjar dalam deklarasi di Kota Cinema Mall, Kabupaten Jember, yang dihadiri ratusan orang pendukung Ganjar, Sabtu (6/5/2023).
Lukman Winarno, Koordinator Paguyuban Sedulur Ganjar Kabupaten Jember, mengatakan dalam deklarasi, bahwa Pancasila, negara kesatuan RI, dan bhinneka tunggal ika adalah rumah bersama warga bangsa dengan segala atributnya. “Pencapaian cita-cita bangsa Indonesia yang termaktub di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah kewajiban bagi segenap warga bangsa,” katanya.
Selain menolak segala bentuk pembodohan politik yang berujung padsa tumpulnya daulat politik rakyat, Paguyuban Sedulur Ganjar juga menolak politik uang dan politik identitas, karena cenderung mengancam keutuhan NKRI.
“Para kandidat presiden wajib berkomitmen untuk merealisasi pasal 33 UUD 1945 hasil proklamasi, yaitu mengelola kekayaan bumi dan air Indonesia, untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat dan bukan kemakmuran orang perorang; kelompok, atau golongan tertentu,” kata Lukman.
Paguyuban mendukung pencalonan Ganjar Pranowo menjadi presiden karena yakin terhadap komitmen dan watak kerakyatannya. “Kami bertekad untuk memenangi pada Pilpres 2024 mendatang, dan kepada Tuhan Yang Maha Esa kami berlindung dan memohon kekuatan untuk menjaga Pancasila, NKRI, dan bhinneka tunggal ika,” kata Lukman.
Paguyuban Sedulur Ganjar juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mencalonkan Ganjar Pranowo. “Ibarat air dengan ikannya, kami menyampaikan harapan kepada semua pihak, demi kemenangan calon presiden idaman rakyat yaitu Ganjar Pranowo. Air dengan sifatnya yang inklusif bercampur sempurna untuk bikin sang ikan menjadi sehat dan besar,” kata Lukman. [wir]






