Magetan (beritajatim.com) – Diduga akibat rem blong, Vario yang dikendari oleh dua orang lansia menabrak pembatas jalan hingga masuk jurang di pinggir tanjakan Ngerong masuk Desa Dadi Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Senin (1/5/2023) pukul 06.30 WIB.
Honda Vario nopol AE 3038 HV itu dikendarai oleh Sarni (70) warga Desa Sudimoroharjo Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk. Sarni membonceng Anik Siti Masriah (60) warga Demak, Jawa Tengah.
Kejadian berawal saat keduanya berboncengan dan berjalan dari arah Sarangan menuju arah Plaosan. Sesampainya di turunan lokasi kejadian, fungsi rem motor Vario tersebut diduga terganggu. Hingga akhirnya, menabrak pembatas jalan.
“Betul telah terjadi kecelakaan tunggal di Tanjakan Terakhir Dusun Ngwolo Desa Dadi Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Honda Vario mengalami gangguan rem sehingga menabrak pembatas jalan dan masuk jurang. Penumpangnya yakni Saudari Anik meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Iptu Ahkmad Suryani, Kanit Lantas Polsek Plaosan.
Baca Juga: 18 Kecelakaan Selama 13 Hari Ops Ketupat Semeru di Magetan, Begini Sebabnya
Ahkmad menuturkan jika kedua korban kecelakaan sudah dievakuasi ke RSUD dr Sayidiman Magetan. Kendaraan pun sudah diangkut dn diamankan sebagai barang bukti. Kecelakaan itu kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan.
Dengan begitu, jumlah kecelakaan sepanjang Ops Ketupat Semeru di Magetan bertambah jadi 19 kecelakaan dengan 7 kejadian terdapat korban meninggal dunia. (fiq/ted)






