Pamekasan (beritajatim.com) – PMI Pamekasan ambil bagian dan terlibat aktif dalam Operasi Ketupat Semeru 2023 yang dipelopori Polres Pamekasan.
Dalam operasi yang dijadwalkan digelar selama 14 hari kedepan, terhitung sejak Selasa (18/4/2023) hingga Senin (1/5/2023) mendatang. Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan menerjunkan puluhan personil dari sejumlah pengurus hingga Korp Sukarelawan (KSR).
Mereka tergabung bersama sejumlah instansi samping di Pamekasan. Di antaranya personil TNI-Polri, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol-PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, Orari, Pramuka, serta sejumlah instansi lainnya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/tabrakan-dengan-sedan-di-lamongan-lokomotif-ka-jayabaya-diganti-perjalanan-tertunda-60-menit/
“Pada Operasi Ketupat Semeru 2023 yang digagas Polres Pamekasan, kami kembali dipercaya dan ambil bagian dalam rangka mewujudkan kondisi kamtibmas di Pamekasan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah,” kata Ketua PMI Pamekasan, Sigit Priyono.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya memiliki tugas dan fungsi sesuai dengan basic kemanusiaan yang selama ini menjadi tugas pokok yang dilaksanakan personil PMI.
“Bersama instansi gabungan, PMI memiliki spesifikasi tugas tertentu. Di antaranya bidang pertolongan pertama, layanan ambulan dan kesehatan segera umum,” sambung pria yang akrab disapa Pak Sigit.
Pihaknya juga menyampaikan komitmennya untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. “Bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama maupun layanan ambulan, PMI Pamekasan selalu standby di pos terpadu,” jelasnya.
“Dari itu kami sangat berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023 berjalan aman, tertib dan lancar guna mewujudkan kamtibmas menyambut Idulfitri 1444 Hijriah,” pungkasnya. [pin/kun]






