Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama PT PLN Nusantara Power (NP) berkomitmen akan menerapkan sekaligus mengembangkan teknologi Virtual Reality (VR).
Komitmen tersebut tercantum pada poin dari Penandatanganan Nota Kesepahaman di Bidang Pendidikan, Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Serta Pendampingan, Pengkajian, dan Penerapan Teknologi antara Unusa dengan PLN Nusantara Power.
Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie mengatakan jika pihaknya dipercaya PT PLN NP sebagai mitra dalam penerapan dan pengembangan VR. Adapun tujuan kerjasama ini adalah untuk ikut terjun dan mendukung kemajuan Indonesia, lewat kemajuan teknologi.
BACA JUGA:
Unusa Gelar Bazar Murah Ramadhan
“Hal tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi kami. MoU ini sangat penting bagi Unusa, karena dapat meningkatkan pengembangan SDM dan kemajuan institusi masing-masing. Melalui niat baik antara Unusa dengan PT PLN Power, semoga selalu diberkahi untuk kebaikan masing-masing lembaga,” ujar Prof Jazidie, Sabtu (15/4/2023).
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN NP Ruly Firmansyah menilai jika Unusa adalah kampus yang memiliki keunggulan di bidang teknologi. Kata dia, VR telah menjadi bagian dalam kegiatan belajar mengajar dengan didukung adanya fasilitas Laboratorium VR. Itu sejalan dengan PLN NP yang mengedepankan teknologi dalam menjalankan proses bisnis.
“Kompetensi Unusa di bidang teknologi tersebut akan kita sinergikan untuk mendukung pengembangan proyek-proyek virtual reality PLN NP. Pada tahap awal Insya Allah akan kita kembangkan prototype virtual reality untuk pelaksanaan safety induksi bagi Unit PLN NP,” katanya.
BACA JUGA:
Unusa Masuk 58 Kampus Terbaik Indonesia
Ke depan, harap Ruly, kerja sama ini bisa terus dikembangkan untuk mendukung digitalisasi dalam kegiatan penghijuan maupun penyediaan biomassa bagi co-firing PLN NP. Di antaranya lewat pembuatan Peta Digital Penghijauan Jawa Timur yang bersifat touch interactive dan juga pembuatan mapping kaliandra di Jawa Timur.
“Pada sisi lain, PLN NP juga akan membuka kesempatan bagi para mahasiswa Unusa untuk melakukan program magang di bidang K3, manajemen, maupun edukasi. Dengan demikian akan terjadi sinergi dalam menambah kompetensi mahasiswa dalam pengalaman kerja di bidang industri,” tandasnya. [ipl/suf]






