Jember (beritajatim.com) – Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember Aminullah Elhady mengajak umat Islam untuk kembali mengaji dan mengkaji kandungan Al Qur’an, serta tidak berhenti sekedar membacanya.
“Ketertinggalan ummat muslim justru karena tidak bisa mengaktualisasikan nilai-nilai Alqur’an dalam keseharian,” kata Aminullah, sebagaimana dilansir Humas Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (7/4/2023).
Menurut Aminullah, Alquran adalah landasan Rasulullah SAW untuk membangun peradaban Islam. “Kemunculan Islam sebagai peradaban baru ini tak bisa dipisahkan dari sosok Rasulullah SAW yang kepribadian dan akhlaknya adalah Alquran,” katanya, dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al Hikmah, Universitas Jember, Kamis (6/4/2023).
Sebelum Nabi Muhammad datang, Madinah yang semula bernama Yastrib diwarnai persaingan suku Aus dan Khazraj. Perdamaian terjadi berkat kepemimpinan Rasulullah SAW yang berbasis pada Alquran. Belakangan Madinah menjadi pusat peradaban baru di tanah.
Aminullah mengatakan, Alquran adalah landasan peradaban semesta dan dikagumi banyak pengamat nonmuslim dan orientalis. Satu di antaranya adalah H.A.R. Gibb yang menyebut ajaran Islam adalah peradaban yang komplet. “Kiprah Islam turut mewarnai perjalanan dunia dibuktikan dengan sumbangan Islam di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dan sosial humaniora,” kata Aminullah.
Pesan Aminullah diamini Wakil Rektor III Unej Bambang Kuswandi yang mengingatkan mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan tentang relevansi ayat Alquran pertama yang turun. “Ayat pertama yang turun berupa perintah membaca harus kita maknai membaca dalam lingkup luas. Membaca alam semesta, membaca diri dan tentu saja tuntunan agar selamat di dunia dan akhirat,” katanya. [wir]






