Magetan (beritajatim.com) – Shalat tarawih di Pondok Pesantren Al Fatah di Desa Temboro Kecamatan Karas Kabupaten Magetan ada yang sampai mengkhatamkan Al Quran 30 Juz. Bukan tanpa sebab, adanya tarawih yang mencapai 8 jam lebih itu didasari dari adanya santri yang gemar membaca dan menghafal Al Quran.
Tepatnya di Masjid Darussalam Trangkil, tak hanya santri ada pula masyarakat umum yang melaksanakan shalat tarawih 30 Juz. Dalam shalat tarawih itu ada 20 rakaat dengan bacaan ayat-ayat Al Quran sampai khatam. Pun, shalat tarawih 30 Juz berlangsung kurang lebih 8 jam atau sampai menjelang waktu sahur.
Kepala Madrasah Aliyah Ponpes Al Fatah Temboro Barli Musaddad bercerita tarawih 30 Juz sudah dilaksanakan selama Bulan Ramadhan beberapa tahun silam. Awalnya, ada seorang ustadz yang diam-diam melaksanakan shalat tarawih 30 juz.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/truk-langsir-solar-antri-berjejer-di-spbu-maospati/
‘’Kita bisa tenang yang akhirnya bisa membaca 30 juz hingga menjelang sahur. In hanya diikuti yang siap saja tanpa ada paksaan. Ada sepuluh kelompok. Imamnya harus hafidz (mujahadah) qubro,’’ kata Ustadz Barli, Kamis (6/4/2023)
Salah satu imam shalat tarawih 30 Juz M Thoriq Al-Kailani mengaku bersyukur masih terpilih menjadi imam sejak 2022 lalu. Pun dia bersyukur masih diberi kekuatan untuk bisa memimpin shalat tarawih yang nyaris 8 jam itu. ‘’Alhamdulillah, saya masih terpilih sebagai imam tarawih 30 juz sejak 2022. Alhamdulillah masih diberi kekuatan,’’ kata Thoriq.
Diketahui, Mujahadah Qubro adalah suatu tahapan tertinggi sebagai seorang yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qurannya. Seorang hafidz yang dinyatakan lulus Mujahadah Qubro harus menyetorkan 30 juz hafalannya dihadapan 5-7 pembina tahfidz dan disaksikan oleh sebanyak-banyaknya saksi yang lain.
Proses ini sendiri dilakukan tanpa jeda, sehingga biasanya seorang hafidz membutuhkan waktu selama 8 sampai 15 jam. Namun sebelum itu, syarat menuju Mujahadah Qubro adalah harus mengkhatamkan bacaan Al-Quran, sehari satu kali khatam selama 40 hari berturut-turut sekaligus berpuasa Sunnah. (fiq/kun)






