Sumenep (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 783 juta untuk angkutan mudik gratis Lebaran 1444 Hijriah.
Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubumgan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Moh. Jakfar mengatakan, anggaran tersebut untuk mudik gratis angkutan darat dan laut.
“Rinciannya, Rp 544 juta untuk kapal mudik gratis, dan Rp 239 juta untuk bus mudik gratis. Untuk bus mudik gratis itu dibagi dua. Rute Surabaya – Sumenep Rp 112 juta, dan Jakarta – Sumenep Rp 127 juta,” katanya, Jumat (31/03/2023).

Ia menjelaskan, untuk mudik gratis angkutan darat, tahun ini rute baru yang disediakan adalah Jakarta – Sumenep, selain Surabaya – Sumenep yang sudah berjalan beberapa kali.
“Kalau untuk angkutan laut, mudik gratis ini untuk penumpang kapal ke Pulau Kangean, Sapeken, Masalembu, dan Raas,” terangnya.
Ia memaparkan, untuk mudik gratis ke kepulauan tetap menggunakan kapal reguler sesuai jadwal pelayaran. Hanya saja untuk pembayaran tiketnya ditanggung oleh Pemkab Sumenep.
“Jadi kami tidak mendatangkan kapal lain untuk mudik gratis ke kepulauan. Cukup dengan kapal reguler, tetapi penumpangnya tidak perlu bayar tiket, karena pembayarannya ditanggung Pemkab,” jelasnya.
BACA JUGA:
Pemkab Sumenep Sediakan 5 Bus di Jakarta untuk Mudik Gratis 2023
Ia berharap program mudik gratis dari Pemkab Sumenep ini mampu membantu meringankan beban para pemudik yang akan berlebaran di kampung halamannya. Mudik gratis ini akan dimulai sejak H-10 lebaran.
“Warga Sumenep yang ada di Jakarta dan akan berlebaran di kampung halaman di Sumenep, silahkan manfaatkan mudik gratis ini. Warga kepulauan yang mudik ke Pulau, silahkan gunakan fasilitas tiket kapal gratis. Tentu saja setelah mendaftar menjadi peserta mudik gratis Pemkab Sumenep, dengan melengkapi syarat-syarat yang telah ditentukan,” paparnya. [tem/but]






