Surabaya (beritajatim.com) – George Brown, penyerang muda Persebaya mengaku masih perlu adaptasi dengan tim Bajul Ijo untuk mengarungi sisa kompetisi musim 2022/2023 menuju 2023/2024.
Pemain kelahiran London ini tercatat bermain sebanyak 3 kali di musim 2022/2023 bersama Persebaya. Hal ini yang membuat dirinya harus segera adaptasi dengan tim asuhan Aji Santoso. Diakui kakak dari Jack Brown ini, adaptasi dengan Persebaya memang berbeda dengan klub sebelumnya di Inggris.
Dimana saat di Inggris, para pelatihnya mengajarkan cara bermain dengan metode Long Ball dan fisik, sedangkan di Persebaya lebih fokus dengan position dan pegang bola. “Memang saya butuh adaptasi dengan Persebaya karena memang cara bermain dan berlatihnya beda. Di Inggris aku diajarin long Ball dan fisik, di Persebaya aku diajarin position dan pegang bola kuat dan tenang, jadi aku harus adaptasi apalagi ini musim pertama aku bermain di liga profesional,” ungkap Brown.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Persebaya”]
Diakui oleh pemain 23 tahun ini, ia masih belum memiliki fisik yang sempurna seperti pemain Indonesia lain dalam satu timnya. Selain itu, kakak dari Jack Brown ini masih merasa kurang konsisten saat bermain.
“Aku fisiknya kurang soalnya, makanya bermainku masih belum maksimal dan aku merasa diriku belum konsisten. Jadi sepanjang waktu ini, harus kerja keras supaya terus dipasang oleh pelatih di setiap pertandingan,” imbuhnya.
Saat ini, pemain berparas tampan ini hanya ingin memberikan performa terbaiknya di akhir musim hingga musim depan. Pasalnya, George termasuk salah satu pemain muda yang memiliki kontrak jangka panjang dengan Persebaya.
“Saya akan lebih bereksperimen dan bekerja keras untuk musim ini dan akan berusaha bagaimana supaya bisa menaikkan fisik, adaptasi yang baik dengan tim dan tenang dalam bermain sepak bola,” imbuhnya.
Georgia Brown bergabung dengan Persebaya di putaran kedua musim 2022/2023 lalu. Dalam perjalanannya, pemain berparas tampan ini sudah diturunkan Aji Santoso sebanyak 3 kali meskipun hanya bermain beberapa menit. Namun performa pemain kelahiran London ini patut dipertahankan oleh pelatih asal Kepanjen Malang untuk musim depan. (way/kun)






