Surabaya (beritajatim.com) – Pantas selalu dijadikan takjil andalan saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Buah Kurma ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Dari banyaknya manfaat, Beritajatim telah merangkum 5 manfaat utama buah Kurma bagi kesehatan lengkap dengan kandungan gizinya.
Kurma adalah buah yang berasal dari pohon kurma asli dari Timur Tengah, meskipun sekarang buah ini juga tumbuh di Mediterania, Asia, Amerika Serikat dan Meksiko.
BACA JUGA: Sambut Ramadan, LG Luncurkan 3 Produk Baru
Buah yang identik dengan bulan Ramadhan ini tumbuh dalam kelompok besar yang menggantung dari pucuk pohon seperti palem.
Saat matang, kulit buah kurma berubah menjadi coklat dan keriput karena semakin berkurangnya kandungan air di dalamnya. Saat dipetik, buah ini menyerupai kismis besar yang layu.
Kandungan Gizi Kurma
Satu porsi kurma kering (30g) menyediakan:
– 81 kkal / 345KJ
– 1.0g Protein
– 0,1g Lemak
– 20,4g Karbohidrat
– 20,4g Gula
– Serat 1,6g
– 210mg Kalium
BACA JUGA: Puluhan Warga Malang Pertanyakan Dana Bantuan Gempa Bumi
Manfaat Utama Kurma untuk Kesehatan
1. Kaya antioksidan untuk melindungi dari radikal bebas
Kurma merupakan sumber makanan yang kaya senyawa antioksidan. Senyawa ini termasuk polifenol, karotenoid dan lignan, yang telah terbukti membantu menurunkan risiko penyakit kronis.
2. Baik bagi kesehatan usus
Serat dan kandungan senyawa dalam Kurma menjaga mikrobioma usus ahar tetap sehat, hingga mengurangi risiko kondisi kesehatan jangka panjang tertentu.
Melansir bbcfood, ada sebuah studi tahun 2015 yang menemukan bahwa konsumsi kurma dapat mengurangi kanker usus besar berkat kandungan serat dan polifenolnya yang tinggi, yang terakhir juga memiliki manfaat anti-mikroba yang bermanfaat.
BACA JUGA: Gus Muhdlor Harap Program Kurma Tahun 2023 Tersalurkan Sampai Tingkat RT RW
3. Baik untuk kesehatan tulang
Kurma merupakan sumber mineral yang baik untuk tulang, termasuk fosfor, kalium, kalsium dan magnesium. Mereka juga merupakan sumber vitamin K yang dibutuhkan untuk tulang yang sehat dan kuat.
4. Melancarkan kelahiran bayi melalui proses alami
Memasukkan kurma ke dalam menu makanan pada beberapa minggu terakhir kehamilan dapat meningkatkan dilatasi serviks dan mengurangi kebutuhan akan induksi kelahiran.
Kurma juga dianggap membantu dalam mengurangi lamanya waktu persalinan. Senyawa dalam buah ini diyakini meniru efek oksitosin, hormon yang terlibat dalam kontraksi persalinan.
BACA JUGA: Resep Cara Membuat Kue Klepon, Makanan Tradisional Nikmat untuk Takjil Buka Puasa
5. Kurma menjadi pengganti gula buatan
Sirup kurma yang dibuat dengan cara mencampurkan kurma dengan air memiliki Indeks Glikemik (GI) yang rendah dan kandungan fruktosa yang lebih rendah daripada kebanyakan pemanis lainnya.
Apakah kurma aman untuk semua orang?
Sayangnya tidak semua orang bisa menikmati buah yang kaya manfaat ini. Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap kurma. Selain itu, senyawa yang disebut sulfit, bagi beberapa orang yang sensitif, dapat menyebabkan gejala alergi.
Reaksi ringan dari alergi ini, termasuk gejala seperti mulut atau lidah gatal, bersin atau pilek. Jika mengalami gejala ini setelah mengkonsumsi kurma, konsultasikan segera kepada dokter. Kemudian jika terjadi reaksi anafilaksis yang lebih serius, segera hubungi rumah sakit. (kai/ian)






