Sampang (beritajatim.com) – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Madura, hingga memasuki bulan Maret 2023, belum menentukan jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat tahun ini.
Kepala Kemenag Sampang Abdul Wafi mengatakan meski kouta untuk Jatim sudah ditentukan, kuota tiap Kabupaten jumlahnya berbeda dan belum turun. Sebab masih menunggu rilis Remi dari Propinsi Jawa Timur.
“Kita masih menunggu rilis resmi dari Provinsi berapa jumlah CJH untuk Sampang,” terangnya, Selasa (14/3/2023).
Selain itu Abdul Wafi juga menjelaskan mengenai biaya haji tahun 2023 ini, yang telah disepakati antara DPR RI dengan Pemerintah yakni sebesar Rp 49.8 juta. Jumlah itu yang dibayar langsung oleh jemaah.
“Sementara BPIH atau keseluruhan dari bodi anggaran biaya penyelenggaraan haji disepakati sebesar Rp 90 juta. Itu berbeda setiap embarkasi. Tergantung jauh dekatnya calon jemaah dengan Arab Saudi. Biaya itu bukan bersifat mutlak, akan tetapi kisaran,” tegasnya.
Sekadar diketahui, Pemerintah Propinsi (Provinsi) telah mendapatkan kouta haji tahun 2023 ini sebanyak 35.152 orang. Nantinya jemaah akan dibagi di seluruh Kabupaten yang ada di Jawa Timur. [sar/but]






