Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Sugiri Sancoko mendampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Ponorogo Susilowati melakukan bakti sosial (baksos) ke Desa Tumpuk Kecamatan Sawoo. Puluhan sembako dibagikan kepada warga setempat yang lebih membutuhkan.
Diharapkan, sembako yang diberikan bisa bermanfaat untuk keluarga penerimanya. “Semoga baksos ini bisa bermanfaat kepada masyarakat yang mendapatkannya,” kata Ketua TP PKK Ponorogo, Susilowati, saat ditemui beritajatim.com usai acara baksos, Jumat (10/3/2023).
Rencananya baksos seperti di Desa Tumpuk ini, akan dilakukan di seluruh desa di Kabupaten Ponorogo. Penerimanya pun, sesuai dengan data dari Dinsos, sehingga nanti akan tepat sasaran. Dalam kurun waktu tahun 2023 ini, setidaknya PKK Ponorogo sudah melakukan baksos ke desa-desa di 5 kecamatan. Diantaranya di Kecamatan Sawoo, Ngebel, dan Sampung.
BACA JUGA:
Ponorogo Bangun Monumen Reog, Bupati Sugiri Sosialisasi ke Warga Sampung
“Mudah-mudahan baksos ini bisa dilakukan rutin setiap tahun. Sehingga bisa sedikit membantu warga yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko menyebutkan bahwa kegiatan baksos ini, tidak sekedar hanya memberikan bantuan saja. Namun, pihaknya turun ke masyarakat langsung untuk membangun spirit gotong-royong bersama.
“Dengan turun langsung di tengah-tengah warga, kita bisa tahu tangis ataupun senyumnya masyarakat,” ungkap Kang Giri sapaan karib Sugiri Sancoko.
Menurutnya, dengan begitu, dirinya bisa mengambil keputusan dan bisa merencanakan APBD nanti sesuai dengan kehendak masyarakat. Sehingga dirinya bisa mendengar langsung keluhan atau harapan warga. Tidak hanya mendengar dari kepala desa atau perangkat lainnya. “Dengan begitu, program dari pemerintah kabupaten tidak salah sasaran,” katanya.
BACA JUGA:
Jurus Jitu Bupati Sugiri Sancoko Urai Permasalahan Sampah di Ponorogo
Dalam kesempatan itu, Bupati Sugiri Sancoko mengajak masyarakat untuk menekan angka stunting dan angka dispensasi nikah (diska) di Desa Tumpuk. Sebab, dua kecamatan besar, yakni Kecamatan Sawoo dan Kecamatan Ngrayun merupakan daerah dengan pengajuan diska tertinggi di Ponorogo.
Di mana Desa Tumpuk merupakan bagian dari Kecamatan Sawoo. Meskipun begitu, Bupati Sugiri tidak menyebutkan persis angka diska di dua kecamatan tersebut. “Harus ada tracing dan fokus yang betul-betul untuk dua masalah itu (stunting dan diska-red). Kita dorong dua kecamatan itu ke depan lebih bagus,” pungkasnya.[adv/end]






