Surabaya (beritajatim.com) – Bank Mandiri fasilitasi KUR (Kredit Usaha Rakyat), KUM (Kredit Usaha Mikro), dan produk lainnya untuk PT Wahana Kreasindo Utama & grup. Ini sebagai bentuk dukungan memajukan para pelaku UMKM di bidang otomotif atau perbengkelan.
Regional CEO Region VIII/Jawa 3 Bank Mandiri, Tri Nugroho, mengatakan kerjasama ini memang ditargetkan untuk industri mikro di Jawa Timur. Mulai dari perdagangan dari berbagai macam yang sejalan, salah satunya distributor otomotif.
“Bank Mandiri sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara memberikan program pembiayaan otomatis kepada distributor bisnis otomotif untuk mempermudah para pemilik bengkel melakukan transaksi kredit secara otomatis,” ungkap Tri usai penandatanganan perjanjian di kawasan Khairil Anwar, Surabaya, Kamis (9/3/2023).
Lebih lanjut dikatakan Tri Nugroho, Mandiri telah melakukan transformasi digital. Para nasabah dimudahkan dalam mengakses produk perbankan serta layanan bisnis dari hulu ke hilir.
Baca Juga: Bantu UMKM Kopi Naik Kelas, Livin’ by Mandiri Hadirkan Pesta Kopi
“Kita sudah menggunakan transformasi digital untuk pembayaran. Diharapkan dengan sistem ini akan mempermudah para nasabah untuk transaksi pembayaran. Di mana program ini selaras dengan tujuan pemerintah untuk mendukung UMKM khususnya di Jawa Timur,” kata Tri.
Direktur Utama PT Wahana Kreasindo Utama, Simon, sangat antusias ketika awal mendapat tawaran bergabung dengan program ini. Sebagai distributor yang menangani lebih dari 1.000 bengkel di Jawa Timur, Simon merasa terbantu dengan program kredit seperti ini.
“Selama ini kami menggunakan sales untuk melakukan penagihan dan menggunakan pembayaran secara manual. Begitu ada program seperti ini saya berharap bisa diaplikasikan kepada seluruh pengusaha bengkel yang kami pegang,” ungkapnya.
Baca Juga: 2023 Bank Mandiri Optimistis Perekonomian Tanah Air Akan Lebih Baik
Dengan suku bunga yang tidak terlalu tinggi, kata Simon, program ini bisa dilakukan kerjasama berkepanjangan dari kedua belah pihak. Bahkan bisa mengubah bengkel menjadi usaha yang lebih maju dengan kredit dan pembayaran melalui program digitalisasi.
“Jika biasanya kita penagihannya setiap 60 hari ke depan kini bisa dibayar setiap bulan dengan menggunakan program aplikasi yang diberikan oleh bank mandiri seperti mandiri livin dan ini juga membuka peluang pengusaha bengkel lebih maju di era digital,” tutupnya. [way/beq]






