Sidoarjo (beritajatim.com) – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) ikut peran serta mengembangkan ekonomi melalui berbagai bisnisnya. Dalam pengembangan bisnis fakultas bersama PT Umsida Sinergi Utama memiliki 8 unit bisnis yang sudah berjalan dengan mengedepankan “Good Service” pelayanan pada masyarakat bahkan pasar global jadi tujuan utamanya.
“Berbagai sektor bisnis sudah berjalan dan terus dikembangkan meliputi klinik kesehatan, Psikologi, Psioterapi, Argribisnis, Surya Mart, Kuliner, Incare bahkan Properti penyewaan gedung tersedia dan terencana ke depan masih banyak lagi potensi yang akan dikembangkan oleh PT Sinergi Utama,” papar Direktur PT Umsida Sinergi Utama Hasan Ubaidillah, SE, MM.
Khususnya Surya Mart sebagai salah satu perusahaan retail yang masih survive tentunya Unit Bisnis Surya Mart UMSIDA telah menyadari adanya persaingan tersebut. “Surya Mart Umsida memberikan keyakinan dan harapan kepada para pelanggannya untuk terus memberikan kepuasan kepada pelanggan melalui keunggulan-keunggulan yang dimiliki,” kata Hasan Ubaidillah.

Swalayan Surya Mart merupakan swalayan yang menerapkan prinsip-prinsip islami. Barang-barang yang dijual oleh Surya Mart adalah barang kebutuhan pokok dari konsumen.
Sementara itu, tiga tokoh ekonomi Umsida telah melakukan kajian terhadap potensi pengembangan Surya Mart. Ketiga tokoh terdiri dari Dr. Supardi, SE., MM., CSA., CRMP, Dr. Drs. Sriyono, MM., CSA., CIQnR, dan Muhammad Rizal Yulianto, SE., MM.
Ada beberapa variabel yang harus ditingkatkan oleh Suryamart. Pertama modal usaha. Modal usaha berpengaruh terhadap perkembangan usaha mikro dan kecil sebesar 8,94% dan karakteristik wirausaha berpengaruh terhadap perkembangan usaha mikro dan kecil sebesar 14,21% dan secara simultan modal usaha dan karakteristik wirausaha berpengaruh terhadap perkembangan usaha mikro dan kecil sebesar 25,8%. Dapat disimpulkan modal usaha dan karakteristik wirausaha terdapat pengaruh yang positif terhadap perkembangan usaha mikro dan kecil.
Kedua tenaga kerja. Surya Mart dalam rekrutmen tenaga perencanaan tenaga kerja dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Prinsip-prinsip rekrutmen harus mempertombangkan beberapa hal. Mutu karyawan yang akan direkrut harus sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Jumlah karyawan yang diperlukan harus sesuai dengan job yang tersedia. Biaya yang diperlukan diminimalkan. Perencanaan dan keputusan-keputusan strategis tentang perekrutan. Pertimbangan-pertimbangan hukum.
Dr Supardi menyarankan inovasi Surya Mart dengan cara mengubah by retail ke by logistic, pelayanan online yang memakai plat form, menambah out late di toll dan tempat lain, dibangun dengan Lembaga lain diluar dari Muhammadiyah, diversifikasi roti yang mempunyai jangka pendek, dan pengembangan melalui franchise bisa dilakukan selama 10 tahun.
[berita-terkait number=”4″ tag=”umsida”]
M Rizal mengingatkan tentang peran warga Muhammadiyah dalam pengembangan Suryamart. “Kepemimpinan Muhammadiyah pada Surya Mart sulit melakukan inisiasi manajemen perubahan terhadap warga Muhammadiyah sendiri, seharusnya warga Muhammadiyah memberikan masukan terbaik terhadap Surya Mart dan kepada warga Muhammadiyah yang telah memberikan saran akan diberikan reward,” katanya.
Sementara itu, Dr Sriyono menekankan tentang cara meningkatkan keuntungan Surya Mart dengan mengembangkan beberapa variabel. Di antaranya adalah Change (Perubahan) dari pemimimpin yang membawa perubahan akan dapat meningkatkan keuntungan. Dream (mimpi) pemimpin yang mempunyai mimpi besar terhadap kemajuan perusahaan akan dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Empowering (pendelegasian) pemimpin harus bisa memberdayakan orang orang yang dipimpin. Model atau contoh pemimpin harus memberikan contoh yang baik dalam tugasnya. Love (mencintai) pemimpin harus merespon keluhan anak buah. [but]






